JAKARTA - Aktor Evan Sanders menyadari bahwa saat ini narkoba memang sangat merusak profesi seorang publik figur. Kurang dari seminggu, pohak kepolisian bahkan berhasil meringkus tiga orang artis sekalogus, mulai dari Fachri Albar, Roro Fitria, dan Dhawiya.
Melihat fenomena tersebut, pria 36 tahun ini menyatakan bahwa rekan-rekannya tersebut tahu mengenai dampak buruk yang akan mereka dapatkan dikemudian hari. Namun dengan pola pikir yang sulit diubah, ternyata membuat merrka terus menerus kecanduan dan akhirnya terciduk oleh pihak kepolisian.
"Apa yang mereka lakuin itu, secara logically thinking mereka sudah tahu, this is right, this is wrong. Jadi kalau saat mereka tertangkap, mungkin sudah saatnya pola pikirnya diubah," ujar Evan Sander yang ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (20/2/2018).
Bagi pemain film Dealova ini, penggunaan narkoba merupakan hal yang basi. Ia bahkan menghimbau para generasi muda untuk bersama-sama mengubah pemikiran mereka agar bisa berbuat baik untuk kepentingan bangsa Indonesia.
(Baca Juga: Christopher Nolan Tutup Peluang Sutradarai Film James Bond 25)
(Baca Juga: Justin Threoux Tidur di Kamar Tamu Sebelum Berpisah dengan Jennifer Aniston)
"Hal semacam itu sudah basi. Ngapain sih gitu? Mungkin sudah saatnya kita harus fokus, Change your mind. We have to do something right for this country," tuturnya.
"Karena buat gue, Indonesia is in the crisis. Kita butuh anak muda yang fit. Itu yang paling penting," sambungnya.
Mengenai anggapan bahwa artis mudah tergoda narkoba dan lebih gampang mendapatkan barang tersebut, Evan Sanders pun membantah. Ia menyatakan bahwa siapapun bisa terkena bahaya narkoba terlebih bagi yang memiliki uang banyak.
"Enggak kok. Orang biasa juga bisa dapat. Cuma karena artis duitnya lebih banyak ya jadi akses. Yang biasanya orang gajinya cuma Rp5 juta. Artis bisa Rp10 juta jadi bisa lebih banyak," tandasnya.
(ade)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri