nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mulai Buka Suara, Fachri Albar Akui Beli Sabu Seharga Rp1,6 Juta

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 20:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 15 33 1860300 mulai-buka-suara-fachri-albar-akui-beli-sabu-seharga-rp1-6-juta-0Zul0iqIDW.jpg Fachri Albar (Foto: Yoga/Okezone)

JAKARTA - Polisi menyebut Fachri Albar mulai berani memberikan keterangan yang sebenarnya saat proses pemeriksaan. Hal tersebut diutarakan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto saat ditemui di kantornya, Kamis (15/2/2018).

"Sebagai contoh misalnya, kemarin sabu-sabu ini dari sebulan lalu dari orang yang tidak dikenal. Ternyata pada hari ini dia sudah menyebutkan nama, dari siapa," kata Mardiaz.

Sebelumnya, Fachri Albar diketahui memang sempat enggan menyebut nama saat disinggung mengenai sosok yang menyediakan narkoba untuknya. Saat diinterogasi, Fachri Albar mengaku lupa dengan identitas sosok tersebut.

Baca Juga: Datang Membesuk, Renata Kusmanto Bawa Pakaian Ganti untuk Fachri Albar

Tak cukup sampai disitu, Fachri Albar bahkan juga sempat menyebut barang bukti yang diamankan saat penangkapan bukan miliknya.

Seperti diketahui, Fachri Albar ditangkap di kediamannya di kawasan Cirendeu pada pukul 07.00 WIB oleh Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan. Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip plastik sabu seberat 0,8 gram, tiga belas butir Dumolid, satu butir Camlet dan beberapa alat hisap atau bong.

Selain daftar barang bukti diatas, polisi juga menemukan narkotika jenis ganja dari tangan Fachri Albar. Namun menurut keterangan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, ganja yang ditemukan hanya berupa puntung sisa penggunaan.

Baca Juga: Fachri Albar Ngaku Gunakan Dumolid Atas Resep Dokter

Selain mulai mengungkap identitas pemasok narkobanya, Fachri Albar juga membeberkan salah satu transaksi yang ia lakukan. Dikatakan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Fachri Albar melakukan proses jual beli di sekitar kawasan salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta.

"Dia beli 4 Februari lalu, dengan harga 1,6 juta, satu paket klip," tutup Mardiaz.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini