Nyinyiran, Sanjungan hingga Sepi Pekerjaan Dirasakan Artis Pascahijrah

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Sabtu 27 Januari 2018 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 27 33 1851098 nyinyiran-sanjungan-hingga-sepi-pekerjaan-dirasakan-artis-pascahijrah-LEXQtvMmLU.jpg Arie Untung dan Fenita (Foto: Instagram)

JAKARTA - Keputusan Fenita Arie untuk berhijab pada awal Januari 2018 ternyata tidak cukup untuk menghentikan komentar warganet terhadapnya. Meskipun selalu dipuji, nyatanya nyinyir para warganet tetap mampir di media sosial pribadinya karena beberapa hal. Terlebih, ibu tiga orang anak tersebut tidak langsung menghapus foto dan videonya tanpa hijab di Instagram pribadinya karena beberapa kendala. Hal itu diungkapkan sang suami, Arie Untung kepada Okezone belum lama ini di kawasan Jakarta Selatan.

"Kalau nyinyiran mah tetap saja ada. Sudah pakai hijab ada komentar soal modelnya, harus pakai kaos kaki, sudah pakai kaos kaki masih dikomentari modelnya, warnanya, banyak banget," tutur pria berusia 42 tahun ini.

Meskipun begitu, Fenita Arie dan suami mengaku legawa menerima segala masukan. Keduanya yakin itu adalah salah satu cara Allah menyampaikan petunjuk dan pengetahuannya.

(Baca Juga: Penjelasan Sandy Tumiwa Terkait Keterlibatannya Gerebek Rumah Tessa Kaunang)

(Baca Juga: Fenita Arie hingga Cinta Penelope Bongkar Cerita Kehidupan Sebelum dan Sesudah Hijrah)

Terkait dengan pekerjaan, Fenita Arie bisa dibilang kebanjiran job usai memutuska berhijab. Fenita juga merasa mendapatkan kasih sayang lebih banyak setelah keputusan tersebut diambil. Tak heran, ia menaikkan tarif sedikit lebih tinggi karena alasan khusus. Banyaknya tawaran pekerjaan tak hanya membuat wanita berusia 31 tahun ini bahagia tapi juga khawatir akan terlena atas apa yang didapatkan saat ini.

"Alhamdulillah ada saja dari yang awalnya takut tapi memang pertama yang aku rasa semua orang kaya sayang banget sama aku jadi setiap hari kaya ada saja kiriman. Entah dari mana atau dari mana banyak banget. Mereka niat mau kasih ke aku. Teman-teman yang awalnya enggak terlalu kenal langsung Whatsapp ke aku 'aku pengin kasih sesuatu dong ini kaya kado atas hijrahnya kamu'. Alhamdulillah banyak banget. Itu bonus buat aku. Ada juga yang pekerjaan ada lah terus aku berpikir ya Allah aku belum sampai sebulan berhijrahnya kok sambutannya subhanallah seperti ini," curhatnya.

"Walaupun aku bahagia banget sambutannya ini tapi tetap aku ada rasa ketakutan juga dimana ini mungkin ujian kenikmatan yang kita takut salah. Intinya sejauh ini aku minta yang di atas dan aku dipilihkan pekerjaan yang insya Allah bikin aku lebih baik lagi," sambung Fenita Arie.

Jika tawaran pekerjaan sesuai dengan kondisinya saat ini lebih banyak didapatkan Fenita Arie, hal berbeda datang dari cerita Cinta Penelope. Ia mendapatkan banyak godaan untuk melunturkan iman dan pilihan hidup yang baru saja dipilih. Beruntung, ia tetap kuat dan yakin akan memiliki rejeki lain sesuai dengan bagian yang Tuhan siapkan untuknya.

"Tiba-tiba aku ditawarin untuk menjadi timses pilkada yang aku enggak boleh pakai hijab, dapat tawarannya lebih tinggi dari biasanya tapi semua itu aku tolak. Bukan enggak mau rejeki tapi aku minta maaf dan yakin rezeki itu bisa datang kalau memang jatahnya aku. Bukan aku menolak rezeki ya aku tetap mencari rejeki karena aku tulang punggung tapi tidak menghilangkan kewajibanku sebagai wanita muslimah sejauh ini," jelasnya.

Kini Cinta lebih selektif memilih pekerjaan dan banyak melakukannya di belakang layar. "Di belakang layar sama buka usaha juga masih memproduksi film juga lagi berjalan. Enggak membatasi, cuma milih saja. Mungkin aku ga bisa nge-DJ lagi, nyanyi juga enggak kayak dulu yang pop enggak bisa terima. Kadang-kadang aku masih nyanyi dengan pilihan-pilihan lagu," ceritanya.

Hal tersebut ternyata wajar didapatkan orang yang baru saha berhijrah sesuai dengan salah satu ayat dalam Alquran. Ustadz Solmed menjelaskannya secara rinci dan meyakinkan bahwa pilihan Tuhan lah yang terbaik.

"Kata Allah 'siapa yang mengikuti petunjukku maka tidak ada rasa takut atas mereka dan tidak ada rasa sedjh di hati mereka'. Ayat ini seakan ikut berpesan saudara kalau ikut hijrah kalau ikut petunjuk Allah hati hati kalau saudara enggak kuat akan merasa takut. Takut ditinggal teman, takut ditinggal sahabat, takut dipecat dari kantor. Allah pesan jangan takut dan jangan sedih. Nanti dinyinyirin, 'ah paling pura pura, paling menutup topeng, paling mau buka butik jilbab, paling mau terjun ke politik, macam macam' Allah bilang jangan sedih'," kata Ustadz Solmed.

"Dulu waktu enggak berhijab enggak datang nih pekerjaan sekarang malah dapat. Diuji dengan kenikmatan. Dia pun pasti galau antara mau melepas hijab lalu dapat tu duit atau mempertahankan hijab tapi lepas itu duit," tutup suami April Jasmine ini.

(aln)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini