Image

Kembali Perankan Fahri, Fedi Nuril Harus Menangis di Waktu yang Tepat

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 22:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 07 206 1826677 kembali-perankan-fahri-fedi-nuril-harus-menangis-di-waktu-yang-tepat-n2EPr7NKqV.jpg Fedi Nuril (Foto: Rima/Okezone)

JAKARTA - Aktor Fedi Nuril kembali dipilih untuk memerankan tokoh Fahri dalam film arahan sutradara Guntur Soeharjanto, Ayat-Ayat Cinta 2. Dalam film yang diadaptasi dari novel karya Habiburrachman El Shirazy ini, Fedi diketahui dituntut untuk beradegan menangis dalam beberapa scene di film yang akan tayang serentak di bioskop pada 21 Desember 2017.

Sebagai seorang aktor yang terbiasa melakukan akting, tentu hal tersebut tidak dirasakan berat bagi suami dari Calysta Vanny Widyasasti tersebut. Namun ia mengaku cukup kesulitan lantaran ia diminta untuk meneteskan airmata pada dialog tertentu. Sehingga jika airmatanya tidak terjatuh di waktu yang tepat, dirinya terpaksa harus mengulang adegan tersebut berkali-kali.

(Baca Juga: Syok, Ashanty Mengaku Pernah Ingin Bercerai dari Anang Hermansyah)

(Baca Juga: Sandiaga Uno: Netijen Kudu Nonton Film Chrisye)

"Jadi saya kalau ada adegan sedih, kita mau nangis kapan pun itu enggak apa-apa. Mau sebelum dialog keluar air mata sudah netes enggak apa-apa. Nah ini spesifik air matanya netes pas dialog ini. Nah itu gimana ngaturnya," ungkap Fedi Nuril yang ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.

"Sedangkan pengalaman saya buat penonton saat air mata menetes itu emosinya mulai. Tapi di sini lebih detail lagi jatuhnya harus di dialog ini dan itu yang cukup melelahkan. Karena keburu netes atau enggak netes atau kecepatan netesnya segala macam," sambungnya.

Bagi bapak satu anak ini, Ayat-Ayat Cinta 2 memiliki beberapa scene yang dirasa sulit untuk ia taklukkan. Bahkan dirinya merasa harus mati-matian menjaga staminamya, lantaran ia dituntut untuk melakukan adegan dengan kadar emosi yang cukup tinggi.

"(Scene) Susah semua ya. Saya merasa syuting AAC 2 ini, saya merasa Fahri enggak ada waktu buat nafas. Satu konflik selesai, seakan-akan dia baru duduk mau nafas adalagi (konflik)," paparnya.

"Mungkin terberatnya jaga stamina jangan sampai sakit karena setiap hari selalu ada adegan emosional, adegan yang berat, dia harus konsisten, ya itu beratnya jaga stamina. Karena semua adegan berat menurut saya," tandasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini