Semangat Berkarier, Dul Jaelani Berambisi Miliki Label Musik di Usia 21 Tahun

Dewanto Kironoputro, Jurnalis · Jum'at 08 September 2017 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 08 33 1771636 semangat-berkarier-dul-jaelani-berambisi-miliki-label-musik-di-usia-21-tahun-cevEKb03nz.jpg Maia Estianty dan Dul (Foto: Instagram)

JAKARTA - Kesuksesan Ahmad Dhani di dunia musik Indonesia ingin diulang oleh sang anak, Abdul Qodir Jaelani alias Dul. Dul pun sudah punya visi yang tegas terhadap cita-citanya tersebut.

Passion saya kan di musik tidak hanya nulis lagu aja, tapi saya juga mempunyai passion untuk belajar seperti apa sih skema bisnis musik di Indonesia itu. Nanti saya tua, saya ingin buat perusahaan sendiri. Goal saya umur 21, perusahaan musik,” papar Dul di Kompleks MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

(Baca Juga: Kerepotan Urus Anak saat Sendirian, Ahmad Dhani: Jadi Ingat Masa Lalu)

(Baca Juga: Sindir Maia Estianty, Ahmad Dhani Pamer Berikan Dul Mobil di Usia 13 Tahun)

Tentunya visi itu cukup cepat, mengingat usia Dul sudah 17 tahun. Meski begitu, fokus anak ketiga Dhani dan Maia Estianty itu tengah dicurahkan untuk musik, terbukti dengan mendirikan labelnya sendiri dan merilis karya debut solo berjudul Kamu dan Aku. Tak tanggung-tanggung, Dul pun mengaku telah mempersiapkan karya-karya lain yang jumlahnya dapat dijadikan satu full album.

Namun, ambisinya itu bukan tanpa alasan. Dul mengungkap ogah hanya ngetop secara nama, namun dibodohi dari balik layar. Menurutnya, banyak artis papan atas yang menjadi korban masalah itu karena minim pengetahuan soal skema bisnis musik.

Karena itu juga, ia enggan berkarier di bawah naungan Dhani maupun Maia, karena tidak ingin terima jadi pekerjaan label dan manajemen. Dul menilai selambat-lambatnya usia 20 tahun ia harus sudah mengerti permainan bisnis musik di Indonesia dan kebal tipuan.

“Sangat, sangat banyak teman-teman saya yang bisa dikatakan sebagai musisi, artis, seniman yang mereka nyanyi sudah bertahun-tahun. Tapi sayang mereka tidak paham seperti apa itu skema bisnis di industri musik, karena…sorry to say ya, mereka manja diurusin sama label. Karena kan emang kalau ikut label rata-rata enggak diajarin,” ucap Dul.

“Nah saya enggak ingin seperti mereka, yang udah ngetop, yang udah punya banyak uang, tapi ilmunya dikit. Saya sebagai manusia ingin belajar terus, mencari ilmu yang banyak. Saya mau belajar sendiri biar nanti saya umur 20 enggak ditipu sama orang,” ucap Dul.

Namun, mau tidak mau usahanya tersebut tidak lepas dari bantuan Dhani dan Maia, meskipun bukan di bidang bisnis musik. Dul merasa setidaknya ia telah dilengkapi dengan kemampuan musik, yang sebagian besarnya dipelajari dari musisi lokal favoritnya yang tidak lain adalah ayahnya sendiri.

“Dari saya ngeband di The Lucky Laki itu saya 9 tahun, itu saya udah nambah mental dalam main di panggung. Dulu saya main di The Lucky Laki masih deg-degan, nah seiring berjalannya waktu mulai pede, terus mulai nulis lagu di Ahmad Bersaudara. Jadi Ayah juga sangat berperan penting. Walaupun saya berjalan sendiri tapi Ayah sama Bunda berperan penting untuk hidup saya,” tutup Dul.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini