nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Peran, Morgan Oey Maruk Ingin Jadi Barista dan Chef

Rima Wahyuningrum, Jurnalis · Selasa 15 Agustus 2017 07:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 15 33 1756088 gara-gara-peran-morgan-oey-maruk-ingin-jadi-barista-dan-chef-K3JWMw1UPK.jpg Morgan Oey (Foto: Rima/Okezone)

JAKARTA - Pendalaman peran menjadi hal utama bagi setiap aktor dan aktris. Tak jarang dari mereka yang terbawa hingga ke kehidupan sehari-hari sejak membintangi peran dalam film atau tayangan yang dimainkan, seperti yang dirasakan oleh Morgan Oey.

- Baca Juga: Tak Sabar Nonton, Netizen Tanya Waktu Tayang Film Cooking Camp

- Baca Juga: Takut Dicap Sombong, Morgan Oey Tak Pilih-Pilih Setiap Peran

Mantan personel SMASH tersebut baru-baru ini sedang mempelajari karakter barista untuk sebuah web series. Ia mengaku butuh menjalani workshop terlebih dahulu untuk mendalami peran seperti mengenal biji kopi, cara proses brewing, membuat latte art dan lainnya.

Mengingat pasar kedai kopi yang tengah marak saat ini membuatnya terpikir untuk membuka bisnis lewat pengalaman sebagai barista. Tak hanya itu, pengalaman menjadi seorang koki dalam film Cooking Camp produksi MNC Pictures juga menjadi daya tarik bisnis lainnya.

Bukan satu per satu, Morgan mengatakan ingin menjalaninya bersamaan. Ia bermimpi untuk membuka sebuah bisnis restoran dengan selipan kafe di dalamnya.

"Mungkin ada arah (bisnis) ke sana. Maunya dua duanya boleh enggak? Maruk gitu. Maunya satu tempat restaurant tempat makan gitu tapi ada kafenya juga, kalau bisa," ujar Morgan di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat pada Senin, 14 Agustus 2017.

Terkait kedai kopi, bukan hal asing bagi Morgan untuk mengenal biji kopi. Ia memgungkapkan bahwa sang ayah adalah seorang distributor kopi di kampung halamannya, Kalimantan Barat dan sudah terbiasa menjadi peminum kopi.

- Baca Juga: VIDEO: Morgan Oey Kurangi Porsi Makan untuk Diet

- Baca Juga: Wah, Morgan Oey Rindu Bernyanyi

"Kalau soal kopi dari kecil emang sudah deket (sama kopi). Karena kebetulan bisnis papa itu kita di Singkawang kita mendistribusikan biji kopi. Jadi kita distribusikan ke pabrik pabrik kopi untuk digiling. Untuk dijadikan bubuk kopi. Jadi untuk kopi udah terbiasa minum dari kecil udah deket banget," tambahnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini