Image

Pesan untuk Seniman, Indro Warkop: Berhenti Berkarya Seperti Manusia yang Mulai Tidak Bernapas

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Minggu 13 Agustus 2017, 13:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 13 33 1755024 pesan-untuk-seniman-indro-warkop-berhenti-berkarya-seperti-manusia-yang-mulai-tidak-bernapas-5xwsKpMrcs.jpg Indro Warkop (Foto: Sabki/Okezone)

JAKARTA - Sepak terjang Indro Warkop di dunia hiburan tanah air memang tak bisa dipungkiri lagi. Jatuh bangun pria berusia 59 tahun ini untuk menaikkan eksistensinya juga patut diacungi jempol.

(Baca Juga: Berziarah, Batin Indro "Warkop" Terpuaskan)

(Baca Juga: Potret Kebahagian Indro Warkop Kerja Bareng Cucu)

Sebagai aktor sekaligus pelawak senior, tentunya banyak sekali pengalaman yang dapat dicontoh dari sosok Indro Warkop. Bahkan pesan-pesan dan motivasi darinya kepada para seniman junior juga sering kali ia ungkapkan untuk menambah semangat bagi mereka agar bisa terus berkarya.

(Baca Juga: Tiga Tips Touring ala Indro 'Warkop')

(Baca Juga: Indro 'Warkop': Saya Tipe Manusia yang Bahagia Kalau Naik Motor)

"Jangan pernah berhenti berkarya kalau kalian sebut diri kalian seniman. Ketika kalian berhenti berkarya seperti manusia yang mulai tidak bernapas," ujar Indro Warkopnyang ditemui di Car Free Day kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2017).

"Ya harus ngalamin seperti apa yang sudah saya alamin, semangat! Gitu, Insya Allah semua berjalan baik," tambah Indro yang langsung diamini oleh Vino dan Abimana.

Baginya, manusia memang dilahirkan untuk terus selalu semangat dan mensyukuri semua nikmat yang Tuhan berikan. Bahkan, kerja keras juga ia anggap sebagai cara mensyukuri nikmat.

"Jadi gini, kalau ngomong semangat, orang itu harus semangat. Manusia hidup itu harus semangat, karena semangat itu sebagian rasa syukur kita pada sang pencipta. Ketika kita enggak semangat, kita harus berpikir, kalau Tuhan, Allah itu memberikan semuanya pada kita, memberikan kesempatan, memberikan kekuatan, ketika itu tidak digunakan untuk apa?," tuturnya.

"Ketika kita bekerja keras, berusaha sekuat-kuatnya itu harus dianggap sebagian mensyukuri nikmat, selamanya semuanya dijalani yang positif," tandasnya

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini