nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

CELEB STORY: Kenali Lebih Dekat Peter Sudarso, Bintang Tampan Power Ranges Biru Asal Indonesia

Rima Wahyuningrum, Jurnalis · Minggu 06 Agustus 2017 20:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 06 33 1750793 celeb-story-kenal-lebih-dekat-peter-sudarso-bintang-tampan-power-ranges-biru-asal-indonesia-4jYAO9Igde.jpg Peter Sudarso (Foto: Instagram)

JAKARTA– Talenta-talenta Indonesia semakin menuai rasa bangga bagi masyarakat Tanah Air. Sebut saja Joe Taslim, Iko Uwais, Anggun C. Sasmi, dan lainnya. Satu lagi nama talenta muda yang tak boleh dilewatkan yaitu Peter Sudarso.

Pria berusia 26 tahun ini dikenal sebagai pemeran Power Rangers biru dalam serial Ninja Steel (2017). Ia menggantikan posisi sang kakak Yoshi Sudarso dengan posisi yang sama pada serial Dino Charge.

Baru-baru ini, ia berkesempatan untuk pulang kampung ke Jakarta untuk bertemu para penggemar Power Rangers dalam gelaran Pop Con Asia 2017 pada 5-6 Agustus 2017 di JCC Senayan, Jakarta Selayan, yang juga akan dihadiri oleh sang kakak dan Walter Jones dari Mighty Power Rangers Black.

(Baca Juga: Efek Depresi dan Fenomena Bunuh Diri Selebriti Hollywood)

Empat Kali Audisi, Mimpi Masa Kecil Jadi Power Ranges Akhirnya Terwujud

Siapa sangka, menjadi Power Rangers bukan sekedar mencari pekerjaan dan meluapkan hasrat menjadi aktor bagi Peter. Ia mengungkapkan bahwa menjadi tokoh tokosatsu itu adalah mimpinya sejak kecil.

“Siapa sih yang waktu kecil enggak nonton Power Rangers? Kalau kalian nonton Power Rangers, mau jadi Power Rangers.When you're growing up it's such an honour to watch it and coming. It’s always to be my dream to be an actor and always to dream Power Rangers,” ujar Peter saat dijumpai di Hotel Sultan, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Tak mudah bagi pria kelahiran 20 Agustus 1990 tersebut untuk mewujudkan impiannya. Ia sempat gagal dalam tiga kali dan tiga serial Power Rangers, serta bahkan didahulukan oleh sang kakak Yoshua yang dapat peran Ranger Biru di ‘Dino Charge’.

“Pertamanya saya audisi untuk ‘Power Rangers Mega Force’ dan jugai don't get that one. Tapi mereka demen saya dan minta audisi lagi untuk ‘Power Rangers Super Mega Force’, audisi lagi. Tapi enggak dapat lagi. Saya audisi sama si Yosh juga,I made it all ‘till the endtapi enggak dapat juga,” curhatnya.

Meski sempat patah semangat, Peter akhirnya bisa mewujudkan impiannya dalam serial Ninja Steel. Dukungan dari sang kakak pun membuatnya kembali  bersedia untuk ikut audisi.

“And Ninja Steel came up, pertamanya saya enggak mau audisi buat ‘Ninja Steel’ karena saya udah coba tiga kali.I don't know how to do it. Tapi Yoshbe like'coba aja-coba aja'and i did it and i got it.So, over allempat kali audisi,” tandasnya.

Selama membintangi peran Rangers Biru, ia mengaku tak mengalami adanya cedera pada tubuhnya dalam setiap adeganaction. Ia mengaku tak piawai dalam adegan action dan mendapat pemeran pengganti.

“Tidak ada (cedera). Karena  saya enggak lakukan sendiri, ada stunt khusus. Saya enggak bisa lakukan susah,” pungkasnya.

Pria kelahiran Jakarta tersebut mengungkapkan baru saja menyelesaikan syuting pada dua bulan lalu. Setelah impiannya menjadi Power Rangers terwujud, ia mengaku masih belum tahu apa yang akan ia lakuan kedepannya nanti.

“Pertamanya sih after i got it i was like what now? If you want something for long time, you don't think about getting it. You just think it would be nice if i can get it. Jadinya abis saya dapat Power Rangers I did'nt know what's now (and) what's next,” pungkasnya.

(Baca Juga: Barisan Para Mantan Song Song Couple hingga Berlabuh di Pelaminan (2))

Bareng Kakak Yoshi Sudarso Jadi Rangers Biru

Seperti pernyataan sebelumnya, perjuangan Peter dalam mengikuti audisi Power Rangers tak lepas dari dukungan sang kakak Yoshi. Kakaknya lolos audisi pada serial Dino Charge sementara dirinya menggantikan posisi Yoshi untuk Ninja Steel sebagai Ranger Biru bernama Preston. 

Meski sepak terjang Yoshi telah selangkah lebih maju darinya seperti menjadi stuntman tokoh yang diperankan Lee Ki Hong untuk The Maze Runner (2014). Peter tak merasakan adanya persaingan dengan sang kakak. 

Baginya, apa yang ia dan Yoshi lakukan adalah saling membantu saudara. 

"Bukannya bersaing, bukan competition. Kita, saya dan Yosh more like a partner. Kalau dia enggak dapat audition, saya enggak dapat audition, saya be like 'boleh enggak kokonya saya ikut juga?' kalau Yosh audition tapi enggak dapat 'bole enggak adik saya ikut juga' dan it works. Karena kita harus bantuin each other kan?" pungkasnya.

"In this world you have to help each other, you have to help people around you. So, that's the way," tutupnya. 

Jadi Pegagum Joe Taslim

Sepak terjang aktor Joe Taslim menarik perhatian Peter. Ia pun berkesempatan untuk bertemu langsung ditengah proses syuting film yang dibintangi oleh kakaknya, Yoshi, dan Ario Bayu. 

"I just wanna said that i met Joe yesterday. He's such a NICE guy, REALLY REALLY COOL guy. Dan dia punya teman lagi kerja sama koko saya Yosh di Buffalo Boys," tandas Peter. 

Tak tanggung-tanggung, ia pun bermimpi untuk bisa beradu akting dengan Joe suatu saat nanti. Bukan tanpa alasan, latar karier Joe menjadi ketertarikannya. 

"Joe Taslim. Karena dia he's mixed both world. Dia lakukan di sini, hollywood dan Asian market," tambahnya

Kangen Indonesia

Kehadiran Peter ke Indonesia tak lain adalah untuk menghadiri acara jumpa fans bersama penggenar Power Rangers. Selain itu, ia mengaku bangga bisa mendapat sambutan hangat di tanah kelahirannya. 

"Well, ini fan meet yang pertama yang gede. Karena saya dua tahun lalu fan meet sama si Yosh di each other countries fans it's excited. Saya dari Indonesia juga, saya anak Indonesia. It's really nice to know better my people and I got support to comeback home," ujarnya.

Selama 20 tahun menetap di Amerika Serikat membuat momen kali ini sebagai pengobat rindu dan pulang kampung. 

Selain kehangatan masyarakat Indonesia, pria kelahiran Jakarta tersebut mengaku rindu dengan makanan Indonesia yakni bakmi dan sate babi.

"Of course (rindu Indonesia), I haven't been back home dua tahun dan juga makanan di sini enak sekali. I miss the food and the people. Indonesian people is just so warm. You know ... it's verry good," tambahnya.

Buka Peluang Jadi Aktor di Indonesia

Meski telah meraih kesuksesan di luar negeri, Peter membuka diri untuk bisa berkarya di tanah kelahirannya, Indonesia. Sejauh ini, ia mengungkapkan belum ada tawaran pekerjaan yang datang padanya. 

"Buat project Indonesia belum dapat audition, belum dapat offers. Kalau ada, i would love to," pungkas pria berbadan atletis tersebut. 

Disamping belum ada tawaran yang masuk, Peter mengungkapkan bahwa ia tak percaya diri. Melihat Indonesia telah memiliki artis kenamaan sendiri, ia juga tak percaya diri dengan kemampuan bahasa Indonesianya yang kurang faseh. 

"They have their own star here and i don't know how they works here. And also my (bahasa) Indo is not very good," tandasnya. 

Berlatar belakang sebagai aktor serial pahlawan super yang kental dengan dengan adegan laga. Ia justru memilih untuk bermain film drama lantaran adegan laga dalam Power Rangers tidak ia lakukan sendiri melainkan menggunakan stuntman. 

"(Mau main film) drama. Saya engak bisa action karena si Yosh yang bisa lakukan action. Karena i'm just not good in it. Enggak bagus," katanya. 

Disamping itu, setelah membintangi Power Rangers Ninja Steel, ia mengaku belum mendapat tawaran pekerjaan lagi. 

"I don't know. karena saya baru aja selesai dua bulan lalu. So, right now i haven't got offers but i got audition," tandasnya. 

(Baca Juga: Choi Sulli, Hengkang dari f(x) Berbuah Sejumlah Kontroversi (II))

Modal Bahasa Inggris Jadi Jurus Jitu di Hollywood

Peter berbagi tips untuk bisa mendapatkan peran di luar negeri, khususnya pasa hollywood. Bagianya hanya satu, modal bahasa Inggris yang faseh. 

"'What the potential Indonesian star being global?' I would say as long as you can speak English for the role, that's hollywood," ujar Peter.

"Sama kayak di sini. Kalau ada role yang bisa untuk saya untuk speaking Indonesia. Begitulah kerjaan saya. Dan sama kayak kalau ada orang Indonesia dapat role di Amerika yang Indonesian speaking bekerja untuk peran itu,"  jelasnya. 

(Baca Juga: Kisah Asmara Ririn Ekawati Berujung Tragis)

Di samping itu, Peter berbagi pengalaman dan pesan kepada talenta Indonesia agar bisa menggapai mimpinya. Seperti mimpinya yang berhasil menjadi Power Rangers seperti keinginannya semasa kecil.

"I just wanna say, do your best and never stop trying. Karena kalau saya stop trying to be Power Rangers saya wouldn't be here. Karena saya gagal tiga kali sebelum saya dapat role di Power Rangers. So, keep trying," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini