Simak Jatuh Bangun Grup Band Gigi Demi Pertahankan Eksistensi

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Rabu 22 Maret 2017 23:02 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 22 205 1649429 simak-jatuh-bangun-grup-band-gigi-demi-pertahankan-eksistensi-5WZhbXmLeR.jpg Band Gigi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Selain cukup sering bergonta-ganti personel, grup band Gigi juga pernah mengalami masa sulit di industri musik Indonesia. Namun selama 23 tahun berkarya, grup band beraliran pop rock ini mampu untuk tetap memikat hati para penggemar setianya, GIGIKITA.

Terhitung hampir beberapa kali grup band yang digawangi oleh Armand Maulana (vokal), Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bass), dan Gusti Hendy (drum), harus nekat mengambil langkah ajaib demi mempertahankan keeksistensian mereka di dunia musik tanah air.

Sebut saja di tahun 1996, saat bassis grup band ini diketahui sedang mengalami ketergantungan obat-obatan ditengah progres band yang kala itu sedang gencar-gencarnya mempersiapkan rekaman album hingga konser.

Opet Alatas, yang kala itu masih menjadi teknisi bass Thomas bahkan direkrut untuk menggantikan posisinya saat kondisi sang bassis tidak memungkinkan untuk menjalani promo album 3/4, sebelum akhirnya Thomas yang merasa bahwa kondisi dirinya menghambat kinerja Gigi memutuskan untuk melakukan rehabilitasi dan kembali lagi bergabung di tahun 1999.

Usai Thomas mengundurkan diri di tahun 1996, sahabat dekatnya Ronald juga turut mengikuti jejaknya untuk hengkang dari Gigi. Kala itu hanya tersisa Armand dan Budjana yang masih juga nekat ingin tetap mempertahankan grup yang mereka bangun sejak 22 Maret 1994 tersebut.

Kegigihan keduanya untuk tetap mempertahankan Gigi, ternyata membuahkan hasil. Opet yang awalnya hanya menjadi pengganti Thomas, resmi menjadi salah satu anggota Gigi bersama Armand, Budjana, dan seorang drummer baru bernama Budhy Haryono.

Tidak hanya sampai disitu saja ke nekatan Armand Maulana cs. Sahabat karibnya, Budjana, bahkan sempat diketahui nekat menggadaikan rumahnya untuk bisa membawa grup badnya rekaman di Los Angeles, Amerika Serikat.

Dalam proses rekaman itu, mereka bahkan dibantu oleh beberapa musisi-musisi hebat seperti Billy Sheehan, Eric Marienthal, Arturo Velasco dan Harry Kim. Sayangnya album bertajuk 2x2 tersebut kurang mendapatkan respons baik dari pasaran.

Meski kurang mendapatkan respon yang baik dari masyarakat, Gigi nampaknya tidak patah semangat. Mereka tetap siap jatuh bangun demi band yang sudah membesarkan nama mereka.

Agaknya hal tersebut terbukti, di tahun 1998 Gigi kembali berhasil berada di puncak berkat album Kilas Balik, yang menampilkan hits single berjudul “Terbang”, serta “Rindukan Damai”.

Namun album tersebut sayangnya merupakan album terakhir Gigi bersama Opet yang memutuskan untuk mengundurkan diri setelah tur selesai dengan syarat Thomas harus bergabung lagi dengan Gigi.

Sekembalinya Thomas ke dalam formasi Gigi, grup band ini terus menerus merangkak naik ke puncak kejayaan mereka.

Di tahun 1999 hingga 2003, grup band ini mampu menghasilkan tiga buah album yang berjudul, Baik (1999), Untuk Semua Umur (2001), dan Salam Kedelapan (2003). Tidak hanya itu, dua album konser bertajuk Greatest Hits Live In Concert (2000) dan album kompilasi karya terbaik The Best of Gigi (2002), juga turut mewarnai jejak karir Gigi.

Hingga di tahun 2004, untuk terakhir kalinya Gigi harus kembali mengubah formasi band mereka. Budhy Haryono menyatakan pengunduran dirinya dan langsung digantikan oleh Gusti Hendy. Masuknya Gusti Hendy ditandai dengan pengerjaan proyek album berjudul, Raihlah Kemenangan, yang berisi lagu-lagu religi.

Masuknya Gusti Hendy nampaknya semakin memperkuat dan memperkokoh Gigi sebagai sebuah grup band. Merekapun semakin menunjukkan kualitas mereka dengan mengadakan konser di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta pada tahun 2008, serta di Istora Senayan pada tahun 2011.

Dalam konser tersebut beberapa komponis besar seperti Erwin Gutawa, Addie MS, Tohpati dan Andi Rianto, turut ambil andil pada konser tersebut.

Saat ini, usia Gigi sudah menginjak 23 tahun, tentunya para penggemar berharap agar Armand Maulana cs dapat terus menghasilkan karya-karya terbaik bagi industri musik Indonesia.

Belum lagi nama Aria Baron yang merupakan mantan personel Gigi yang kini diketahui berada di balik kesuksesan grup band Gigi sebagai seorang manajer, tentunya diharapkan dapat memberikan masukan dan kritikan keras bagi perkembangan Gigi ke depannya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini