Image

3 Puisi Kontroversial yang Bikin Geger Dunia

Lidya Hidayati, Jurnalis · Selasa 21 Maret 2017, 18:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 03 21 33 1648472 tiga-puisi-kontroversial-yang-bikin-geger-dunia-BbOs0ASAuL.jpg Lukisan William Shakespeare (Foto: Ahloo)

LOS ANGELES – Tanggal 21 Maret diperingati sebagai Hari Puisi Dunia. Dalam pemikiran orang awam, puisi merupakan kumpulan kata-kata yang dirangkai dengan indah untuk menggambarkan sesuatu.

Tetapi di luar keindahan puisi pada umumnya, ada sejumlah puisi yang terkenal justru karena kekontroversialannya seperti dirangkum dari Alternet. Dalam rangka merayakan Hari Puisi Dunia tahun ini, berikut adalah tiga puisi paling kontroversial yang mengguncang dunia:

1. The Waste Land oleh T.S. Eliot

Dirilis pada 1922, The Waste Land dianggap sebagai puisi paling berpengaruh di abad ke-20. Puisi ini menggambarkan dunia setelah adanya Perang Dunia I. Menurut B.C. Southam, The Waste Land bukan bercerita tentang kehancuran yang diakibatkan perang atau pertumpahan yang terjadi, melainkan kehancuran emosional dan spiritual masyarakat Barat akibat peran bersejarah itu.

The Waste Land membawa perubahan secara radikal karena keinovatifannya, tak hanya dalam hal subjek, tapi juga teknik. Dengansindiran dan referensinya, Eliot berhasil membandingkan masa sekarang dan masa lalu lewat The Waste Land.

2. Howl oleh Allen Ginsberg

Allen Ginsberg akan selalu dikenang gara-gara puisi kontroversialnya yang berjudul Howl. Puisi ini menjadi pemicu penyai-penyair kala itu untuk melakukan pemberontakan. Seperti judulnya, Howl memang merupakan puisi penderitaan berisi ratapan Ginsberg karena modernisme.

Tapi selain itu, Ginsberg menyimpan pesan tersendiri dalam Howl. Puisi juga bicara orientasi seksual Ginsberg yang seorang gay. Dia mendeskribsikan seks sesama jenis lewat Howl ketika pada masa itu dunia medis sedang menyebarkan pengertian bahwa homoseksual adalah penyakit dan merupakan tindakan kriminal.

3. Hamlet oleh William Shakespeare

Siapa yang tak tahu Hamlet karya William Shakespeare. Di Barat, Shakespeare dianggap sebagai penyair terbaik tanpa tandingan. Hingga kini, tak ada penyair atau penulis yang bisa memberikan efek dalam perkembangan bahasa seperti yang dilakukan oleh Shakespeare.

Dari semua karya Shakespeare, tentu saja Hamlet adalah yang paling fenomenal. Hamlet dibuat pada masa Renaisans dimana kala itu bahasa Inggris dipakai dimana-mana. Meski dipakai dimana-mana, namun tak ada buku atau kamus bahasa Inggris kala itu sehingga arti pasti dari setiap kala itu masih tidak jelas. Namun Shakespeare hadir membawa pencerahan lewat Hamlet.

Hamlet mengguncang dunia dengan kehadirannya yang mencerahkan dunia literasi Barat. Shakespeare menuliskan kata-kata yang kala itu tak dikenal artinya dalam Hamlet dan karya lainnya. Total, dia telah menciptakan lebih dari 1.700 kata dan frase-frase yang tak terhitung jumlahnya hingga kini.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini