nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyebab Aktor Muda Sulit Raih Penghargaan Oscar

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Kamis 02 Maret 2017 23:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 02 33 1632816 penyebab-aktor-muda-sulit-raih-penghargaan-oscar-vsHT6VcFtp.jpg Sunny Pawar (Foto: Getty)

LOS ANGELES - Aktor dan aktris muda menjadi sulit terangkat ke permukaan setelah Juvenile Award dihapuskan di ajang Piala Oscar tahun 1961. Penganugerahan itu harus diadakan lagi, demikian tulis Christian Blauvelt.

Seperti dilansir BBC Indonesia, seorang bocah laki-laki yang mengenakan tuksedo mencuri perhatian pada ajang penganugerahan Piala Oscar tahun lalu. Dalam film Room, dia menampilkan aktingnya yang menyayat hati sebagai anak kandung dari seorang perempuan muda yang diculik ketika remaja dan ditawan selama bertahun-tahun di dalam sebuah gudang.

Tokoh yang dia perankan lahir dalam masa penyekapan dan tidak pernah mengetahui kehidupan di luar tempat dia dan ibunya ditawan. Peran ini membutuhkan penghayatan peran yang luar biasa dari aktor Jacob Tremblay, yang baru berumur sembilan tahun ketika dia menghadiri malam penganugerahan Piala Oscar.

Perannya menuntut imajinasi yang dramatis juga. Masa kanak-kanak adalah periode penemuan-penemuan dan berbagai pengalaman pertama, tetapi tokoh yang diperankan Trembla, ketika akhirnya dibebaskan, mengalami semuanya sekaligus, setelah selama ini berpikir bahwa gudang tempat dia dan ibunya disekap adalah dunianya.

Untuk memiliki kemampuan memperlihatkan apa rasanya memiliki ketakjuban yang dimiliki seorang bocah, namun pada saat bersamaan dirinya masih anak-anak, merupakan hal luar biasa. Ini membutuhkan suatu pemahaman mendalam terhadap tokoh tersebut, yang hanya dimiliki aktor terbaik.

Tetapi Jacob Tremblay tidak dinominasikan untuk penampilannya di film Room, dan perannya di ajang penganugerahan Piala Oscar hanya sebagai hiasan, meskipun dia begitu dicintai.

Dia melakukan tos dengan lawan mainnya, Brie Larsen, ketika nama aktris itu dibacakan dalam kategori aktris terbaik. Dia mengatakan pada pembawa acara Chris Rock, "Saya mencintaimu dalam film Madagascar! Dia menjulurkan lehernya agar dapat melihat lebih baik ketika robot Star Wars BB-8, R2-D2 dan C-3PO berada di panggung. Secara keseluruhan, dia dianggap ada karena kelucuannya bukan karena bakatnya.

Namun, dialah sesungguhnya alasan mengapa The Academy of Motion Picture Arts and Sciences perlu mengadakan kembali The Academy Juvenile Award, yang pernah diadakan pada 1935 sampai 1961 untuk menghargai para aktor dan aktris berumur di bawah 18 tahun.

Nominasi Oscar untuk aktor cilik di dalam kategori yang ada saat ini jarang terjadi. Tahun ini, Sunny Pawar, pemain muda yang memerankan seorang anak yang terpisah dari orang tuanya dalam film Lion, memberikan gebrakan emosional dalam film ini. Ketika penulis skenario Luke Davies menerima Bafta Award untuk skenario terbaik film Lion, dia menyebutkan bahwa Pawar adalah bakat yang "ditemukan sekali dalam beberapa generasi" - dan seperti halnya Tremblay, Pawar tidak dinominasikan.

Bahkan, kalaupun anak-anak dinominasikan dalam kategori peran untuk Piala Oscar, mereka jarang menang. Kandidat aktor terbaik yang termuda adalah Jackie Cooper yang berusia sembilan tahun saat itu untuk film Skippy, sementara pemenang termuda adalah Adrien Brody, yang berusia 29 tahun untuk film The Pianist. Kandidat aktris terbaik termuda adalah Ouvenzhané Wallis yang waktu itu berusia sembilan tahun, dalam film Beast of the Southern Wild, sementara pemenang termuda adalah Marlee Matlin yang berusia 21 tahun, bermain dalam film Children of a Lesser God.

Kategori pemeran pembantu mengikuti tren yang sama. Justin Henry berusia delapan tahun ketika dinominasikan untuk pemeran pembantu terbaik untuk perannya yang menguras air mata dalam film Kramer vs Kramer. Adapun pemenang termuda untuk kategori pemeran pembantu adalah Timothy Hutton yang berusia 20 tahun dalam film Ordinary People. Kategori peran pembantu memberikan kelonggaran yang besar bagi penampil anak-anak, dan aktor-aktor cilik ini juga merupakan kandidat peran pembantu: Haley Joel Osment yang berusia 11 tahun (The Sixth Sense), Brandon De Wilde 11 tahun (Shane), Jack Wild yang berusia 16 tahun dalam Oliver! dan Sal Mineo yang berusia 17 tahun dalam film Rebel Without a Cause.

Artis pemeran pembantu terbaik memberikan tiga pengecualian: Tatum O'Neal yang berusia 10 tahun, Anna Paquin 11 tahun, dan Patty Duke 16 tahun. Mereka semua mengumpulkan Piala Oscar, dengan tujuh orang lainnya yang berusia di bawah 15 tahun sebagai nominator.

Implikasinya jelas: para juri Piala Oscar lebih berkeinginan mengakui penampilan para pemain anak dalam kapasitasnya sebagai peran pembantu. Hal ini menunjukkan perlawanan terhadap wacana yang ingin menampilkan anak-anak sebagai pemeran utama. Hollywood perlu hadir untuk menolak anggapan bahwa umur bukanlah prasyarat untuk penampilan yang bagus, dan mengembalikan The Academy Juvenile Award akan membantu memastikan bahwa anak-anak pantas disebut seniman.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini