nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengungkap Sindiran Halus Para Peraih Oscar

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Kamis 02 Maret 2017 19:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 03 02 33 1632682 mengungkap-sindiran-halus-para-peraih-oscar-MQF5SCZk6d.jpg Ava DuVernay (Foto: AFP)

LOS ANGELES - Berbagai pidato para peraih penghargaan di ajang Academy Awards alias Oscar tahun ini syarat dengan sindiran halus. Berbagai sindiran itu kental dengan muatan politik.

Salah satunya dibuat oleh perempuan sutradara Ava DuVernay, 44 tahun, yang dinominasikan untuk film dokumenternya, "13th". DuVernay merupakan perempuan Afrika-Amerika pertama yang mendapat nominasi Golden Globe ebagai sutradara terbaik lewat filmnya, "Selma".

Pada malam penghargaan itu, DuVernay datang dengan gaun rancangan seorang perancang yang berasal dari negeri berpenduduk mayoritas Muslim, Lebanon.

"Ini merupakan solidaritas kecil. Saya memilih untuk memakai gaun dari perancang yang berasal dari negeri berpenduduk mayoritas Muslim," katanya dalam cuitannya di Twitter.

Studio yang merancang gaun itu adalah Ashi Studio di Beirut, Lebanon, yang didirikan oleh Mohammed Ashi pada tahun 2007. Sekalipun Lebanon bukan salah satu dari tujuh negara yang warganya terkena larangan masuk Amerika oleh Presiden Trump, 54% penduduknya beragama Islam.

Film dokumenter DuVernay, 13th -mengacu kepada amandemen ke-13 konstitusi Amerika yang menghapuskan perbudakan- menyelidiki "kriminalisasi massal dan perluasan industri penjara Amerika".

Sebelum berangkat menuju ajang Oscar, DuVernay juga memberikan penghargaan kepada Trayvon Martin, remaja 17 tahun tak bersenjata yang ditembak hingga tewas oleh George Zimmerman yang sedang melakukan ronda lingkungan, 26 Februari lima tahun lalu.

Zimmerman kemudian dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan. "Menuju Ocsar. Menyempatkan untuk mengenang Trayvon Martin. Kami masih memakai pakaian bertudung (hoodie) dan gerakan kita masih kuat," cuit DuVernay seraya memegang pakaian bertudung bertuliskan Trayvon di depan.

Diyakini bahwa Trayvon Martin ditembak ketika memakai pakaian bertudung ketika peristiwa penembakan itu terjadi. Pakaian bertudung ini dijadikan alasan pembelaan Zimmerman, karena dianggap menimbulkan rasa takut.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini