Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

FOTO: Vokalis Avenged Sevenfold Ngeluh Album Barunya Dihujat

Dewanto Kironoputro , Jurnalis-Senin, 14 November 2016 |00:14 WIB
FOTO: Vokalis Avenged Sevenfold <i>Ngeluh</i> Album Barunya Dihujat
Avenged Sevenfold (Foto: Aceshowbiz)
A
A
A

LOS ANGELES – Vokalis Avenged Sevenfold, M. Shadows, sudah lelah terhadap pemberitaan-pemberitaan miring yang ditujukan pada album barunya The Stage. Album yang dibuat dengan mindset yang berbeda tersebut pun, mati-matian dibelanya.

Mengingat kondisi dari album terbaru dan perbedaan perlakuan Avenged Sevenfold kepadanya, M. Shadows menganggap album tersebut tidak dapat dinilai dengan cara yang sama dengan dua album terakhirnya, yaitu Hail to the King dan Nightmare. Sebuah pernyataan panjang ditulis M. Shadows di akun Facebook-nya, beberapa waktu lalu.

Menurut M. Shadows, membandingkan album terbarunya hanya akan merusak musisi dan mengarahkan mereka ke cara yang menghasilkan uang, daripada memenuhi keinginan sang artis. Banyak berita yang dibuat pun hanya berunsur clickbait, dan mengandung informasi yang tidak benar.

M. Shadows memulai penjelasannya dengan mengungkapkan jumlah penjualan The Stage melalui promosi dan title song yang panjang.

“76 ribu rekaman terjual di minggu pertama oleh band heavy metal di 2016 dianggap sebuah kegagalan (untuk USA). Sesungguhnya, 76 ribu rekaman dengan rilis kejutan tanpa promosi, dan sebuah single yang telah rilis selama 13 hari dengan durasi 8:30 adalah sebuah kegagalan. Omongan ini gila dan inilah yang jadi bencana industri musik yang sedang anjlok. Ini jenis omongan yang menekan artis untuk menulis lagu yang “baik secara finansial” dan bukan “apa yang benar-benar ingin mereka ciptakan,” buka M. Shadows.

M. Shadows akui cara Avenged Sevenfold tersebut memang berbeda dan cenderung nyentrik, bahkan berisiko tinggi. Meski begitu, M. Shadows mengungkapkan dirinya ingin melakukan hal yang berbeda dan tidak ingin dihakimi soal cara promosi albumnya. Dirinya pun membandingkan dengan artis dari genre lain, misalnya hip hop dan country. Meski begitu, M. Shadows meminta para fans dan media untuk memaklumi karena keadaan rilis album The Stage memang berbeda dibanding sebelumnya.

“Orang ingin yang beda. Orang ingin inovasi. Orang ingin seni. Kalau resikonya tidak besar maka semua orang akan melakukan ini. Aku tidak pernah lihat komunitas hip hop atau country mempertanyakan Jeezy atau Kenny Chesney tentang mengapa mereka tidak menjual lebih banyak album dan menghancurkan sebuah band heavy metal dengan rilis kejutan dengan lebih dari 3ribu rekaman. Tentu, kita menjual JAUH lebih sedikit dibanding "Hail to the King." Tapi kami rasa keadaannya berbeda,” lanjut M. Shadows.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement