Pasalnya, Mario Teguh menyatakan bahwa ia sudah menginginkan tes DNA tersebut sejak beberapa puluh tahun silam, namun baik Aryani dan Ario menolak hal tersebut.
"Itu (tes DNA) juga menjadi sesuatu yang menggelikan ya. Setelah sekian puluh tahun dia yang minta diakui. Padahal kalau menurut cerita Pak Mario, sekian puluh tahun yang lalu, pak Mario yang sudah menginginkan tes dna untuk membuktikan anak ini anak siapa," papar Vidi.
"Salah satu bahan pertengkaran Pak Mario dengan ibunya kan dulu bahwa ibunya selalu bilang bahwa anaknya bukan anak pak Mario," tandasnya.
(edh)