Di album ini, Opick mencoba melakukan eksperimen dalam segi nuansa musik. Dirinya menggunakan sentuhan-sentuhan world music yang terkesan megah dan grande meski tema lagu tersebut religi.
"Sekarang warna musik lebar, lebih world music, cara nyanyi juga beda. Ada bahasa Arab karena dulu waktu saya konser di Alexandria penonton pada bilang Arabic Arabic, tapi gimana kan. Warna berbeda dari perkusi, yang saya mainkan sendiri. Suasana lebih megah ya musik dunia," ucap Opick di FX Sudirman, Jakarta Pusat.
Album ini juga mengambil perjalanan spiritual Opick ketika keliling Indonesia. Waktu luang saat show ia manfaatkan untuk menulis lirik dan lagu. Opick mengemas rasa sykur akan kekayaan Indonesia dalam sebuah lagu.
Di album ini menunjukkan pula rasa rindu Opick kepada Nabi Muhammad SAW. Lewat lirik dan mendalam sebagai bentuk syukur, Opick pun memvisualkan empat lagu andalanya dengan keindahan alam Indonesia.