"Saya sangat tidak menyangka. Saya berteman baik dengan dia, sahabatan, kita sering ketemu juga, tidak ada kejelekan," kata Galih di Mapolrestabes Bandung, Rabu (11/2/2015).
Meski begitu, ia mengaku tidak dendam pada Arez. Ia pasrah dengan sikap temannya yang memilih melaporkan dirinya ke polisi.
"Kalau soal dendam sih enggak lah. Serahkan saja sama Yang di Atas kalau soal itu. Saya pribadi tidak menyimpan rasa marah," ungkapnya.
Soal gitar, lanjut Galih, ia mengaku tidak mencurinya. Tapi gitar itu hilang di rumahnya. "Itu juga bukan gitar pertama yang hilang, saya sudah tiga kali hilang gitar. Karena di rumah itu dulu warnet kan, banyak lalu-lalang orang," tuturnya.
Soal foto yang disebut-sebut pernah dipakai Galih saat manggung usai dinyatakan hilang, ia membantah. Menurutnya itu foto 2010, sedangkan gitar itu diberikan Arez pada 2011.
"Gitarnya juga jelas beda. Itu gitar dari manajer band saya yang dulu, disuruh dipakai buat manggung," ucapnya.
Sementara soal pengalamannya bermalam di kantor polisi, Galih tak banyak bercerita. Ia hanya berharap itu tidak pernah terulang lagi.
"Saya baru pertama kali (nginap di kantor polisi). Mudah-mudahan ini pertama dan terakhir ya," tandasnya.
(rik)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri