Suami Selingkuh dengan Maria Eva, Istri Pejabat Parepare Alami KDRT

Abdillah Khairul, Jurnalis · Kamis 24 Oktober 2013 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 24 33 886268 pJ2e2lhuEZ.jpg Maria Eva (Foto: Johan)

PAREPARE - Setelah membuat heboh dengan kasus video porno bersama mantan anggota DPR fraksi Golkar Yahya Zaini 2006 silam, Maria Eva muncul kembali. Dia terlibat cinta segitiga dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Imran Ramli.

Sempat menghindar ditemui wartawan setelah mengalami tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, Imran Ramli, Andi Herlina akhirnya menceritakan secara eksklusif kepada fokus selebriti terkait kronologi hubungan perselingkuhan suaminya dengan Maria Eva.

Dia mengatakan, pertengkaran yang berbuntut pemukulan terhadap Andi Herlina itu bermula ketika dia meminta sang suami menceraikan istri sirinya itu.

Dengan didampingi penasihat hukumnya, Herlina menjelaskan, perselingkuhan suaminya dengan Maria Eva diketahui ketika dia mulai curiga suminya kerap ke Jakarta dengan alasan urusan dinas.

Itu terbukti, ketika Herlina mendapati sang suami di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, beberapa bulan lalu, suaminya tengah bersama Maria Eva. Herlina pun mencoba menayakan kepada Maria Eva tujuan dia bertemu Imran di bandara, Maria Eva menjawab hendak berangkat umrah dengan Imran Amli yang diakui sebagai suaminya. Dari situ, Herlina mengetahui sang suami telah menikah dengan Maria Eva.

 

Setelah mengetahui Imran memiliki hubungan dengan Maria Eva prilaku suaminya yang awalnya dianggap sebagi panutan bagi keluarga sudah mulai menunjukkan perubahan sikap terhadap dirinya. Namun, dia tetap menafkahi Andi Herlina, lahir batin.

 

Setelah menjalin hubungan dengan Maria Eva, Herlina menganggap harta suaminya telah terbagi untuk pedangdut itu. Tidak hanya itu, sejak berselingkuh dengan Maria Eva, suminya sudah menunjukkan perubahan sikap.

 

Setelah mengalami KDRT, dia mengaku anak serta keluarganya yang lain juga ikut terguncang. Da pun mengatakan, tidak rela dimadu. Untuk itu, dia meminta suaminya segera menceraikan Maria Eva.

Namun, bukannya dituruti, dia malah mendapat sejumlah luka lebam di sekujur tubuh seperti lengan, leher, dan beberapa anggota tubuh lainnya.

 

Sementara itu, penasihat hukum Andi Herlina, Gusti Firmansyah mengatakan, sangat mengapresiasi pihak kepolisian Parepare dalam penanganan kasus tindak KDRT yang dialami klaiennya. Sejauh ini, dia menganggap sudah cukup banyak bukti terkait tindak kekerasan yang dialami Andi Herlina, termasuk hasil visum dari dokter rumah sakit setempat.

 

Menanggapi sanggahan Imran Ramli yang mengatakan tidak melakukan kekerasan terhadap klaiennya, Gusti mengatakan, hal itu wajar saja. Namun, sejumlah bukti sudah menunjukkan hal tersebut, dan dia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak penyidik Polres Parepare.

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini