Setiap Hari, Jennifer Hudson "Dihantui" Ibunya yang Tewas Dibantai

Elang Riki Yanuar, Jurnalis · Minggu 13 Oktober 2013 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 11 532 880591 IepEK0ys5P.jpg Jennifer Hudson (Foto: wenn)

LOS ANGELES- Lima tahun setelah insiden pembantaian yang dialami ibu, kakak dan keponakannya, Jennifer Hudson sudah mulai tegar. Namun, Jennifer mengaku masih terbayang orang-orang yang dia cintai itu.

Jennifer masih merasakan kehadiran anggota keluarganya yang meninggal dengan tragis itu. Dia mengaku selalu mendapat tanda-tanda kehadiran sang ibu.

"Sepanjang waktu. Ibuku bukan orang cerewet. Tapi sekarang ketika dia pergi, aku seperti 'wow, dia menyampaikan banyak kata'," ujar Jennifer seperti dikutip Eonline, Minggu (13/10/2013). 

 

"Tidak ada hari berlalu atau ketika aku tidak bangun dan seperti, 'ibuku terbiasa bicara' dan 'apa yang ibuku katakan'. Itu seperti, dia benar-benar bicara banyak hal," lanjutnya.

Ibunda Jennifer, Darnell Donerson, saudara laki-lakinya, Jason Hudson, dan keponakannya, Julian King yang baru berusia 7 tahun tewas mengenaskan pada 2008 silam. Mereka tewas ditembak oleh Willem Balfour yang merupakan mantan kakak ipar Jennifer.

Willem menuduh kakak Jennifer, Julia Hudson telah berselingkuh dengan pria lain. Willem lalu mendatangi rumah Jennifer mencari istrinya. Tak mendapati istrinya di rumah, Willem melampiaskan kekesalan dengan membantai mertua, adik ipar dan anak kandungnya sendiri.

Sebagai bentuk mengenang kepergian orang yang dicintainya, Jennifer pun membentuk sebuah yayasan. Dia yakin, butuh waktu lama bagi orang yang ditinggal keluarga dengan cara sekeji itu.

"Keponakanku tidak pernah pergi tanpa, adikku selalu menggelar barbeque bersama para tetangga dan semua orang harus makan. Ibuku benar-benar orang yang suka memberi. Ini cara kami untuk memberi kembali dan juga penyembuhan bagi kami," jelasnya berkaca-kaca.

(rik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini