Venna Melinda Meradang Dipersulit Temui Anak

Go Spot, Jurnalis · Rabu 17 April 2013 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2013 04 17 33 793092 ithD1eOWvz.jpg Venna Melinda (Foto: Johan Sompotan)

JAKARTA - Venna Melinda meradang setelah anak-anaknya, Farrel dan Attala, menolak bertemu lantaran perceraiannya dengan Ivan Fadillah sering diliput wartawan.

"Dulu kan mereka sayang banget sama saya. Dalam artian begini, mereka open, terutama Farrel. Pacarnya siapa, ke mana saja itu detail, sekarang agak berubah, ada rahasia. Saat saya tanya kenapa, mereka enggak mau ngomong. Ya tanya papa saja. Ya saat saya tanya bapaknya, disuruh tanya anaknya, saya bingung," kata Venna.

Karena itu, melalui sang kuasa hukum, Kemala Dewi Nudirman, Venna meminta hak asuh anak jatuh kepadanya.

"Sesuai hukum Islam, bersama-sama mendidik, mengasuh anak, membesarkan anak supaya anak dapat cinta kasih orangtuanya secara lengkap. Jangan karena kebencian salah satu orangtuanya kemudian membuat si anak memusuhi salah satunya. Jangan seperti itu," imbuhnya.

Bukan tak beralasan, Venna menilai ayah anak-anaknya yang menghasut mereka memusuhi ibunya.

"Bagaimana bisa anak-anak menerima ibunya kalau selalu direndahkan. Sekarang yang terjadi dari awal permasalahn ini keluar ke media massa, yang menjelek-jelekkan ibu anak-anaknya itu mas Ivan sendiri," imbuh Dewi.

Saat ditanyai hal tersebut kepada Ivan, mantan Abang Jakarta yang ditemui di tempat terpisah itu membantahnya.

"Saya intinya tidak pernah sama sekali melarang atau menghalangi atau mempersulit hubungan mereka. Karena saya yakin yang namanya anak-anak pasti menyayangi papa mamanya, begitu juga di kita sebagai orangtuanya menghalangi. Jadi sama sekali tidak ada indikasi mempersulit hubungan antara orangtua dan anak," akunya.

Ivan juga mengisyaratkan Venna terlalu memaksa anak-anak. "Kalau seandainya ada saat-saat anak-anak tidak nyaman atau tidak baik mood-nya, itu lebih baik tidak dipaksakan, karena akan membebani lebih berat lagi untuk mereka," tandasnya.

Lihat videonya di sini.

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini