JAKARTA - Kebijakan pemerintah memblokir situs unduh ilegal sepertinya hingga kini baru galak di wacana saja, belum ada kelanjutannya lagi. Tapi duo Endah n Rhessa menilai kebijakan tersebut sebetulnya tidak tepat sasaran.
Rhesa menceritakan bahwa dalam sebuah situs ada suatu sistem yang dinamakan report abuse. Dari situlah para musisi bisa mengontrol jika ada yang ingin membajak lagunya.
“Sebenernya situs-situs itu tanpa ditutup oleh pemerintah, dia punya kayak report abuse. Nah itu sebenernya kita bisa manfaatkan itu bagi musisi yang dibajak, jadi kita bisa ngeklik itu, dan kita bisa ngirim surat ke mereka bahwa kita adalah yang punya, tolong diremove situsnya dan mereka akan remove itu,” jelas Rhessa kepada okezone di Jakarta.
Endah menambahkan, bahwa pemerintah seharusnya lebih berkonsentrasi terhadap hal-hal yang lebih krusial contohnya pembajakan fisik atau penjualan CD bajakan yang sangat jelas terlihat.
“Atau meningkatkan sosialisasi atau edukasi masyarakat bahwa musisi ini sangat perlu loh royalti dari download-download ilegal ataupun beli CD yang original. Bukan menghabiskan energi untuk sesuatu yang enggak tepat sasaran menurut saya,” tanda pelantun Wish You Were Here itu.
(tre)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri