Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DJ Asal Inggris Diancam Dibunuh Usai Putar Remix Azan Saat Dugem

Agregasi Jpnn.com , Jurnalis-Rabu, 05 April 2017 |17:06 WIB
DJ Asal Inggris Diancam Dibunuh Usai Putar <i>Remix</i> Azan Saat Dugem
A
A
A

JAKARTA - Dax J seorang DJ asal Inggris menerima ancaman pembunuhan lantaran menggabungkan suara azan dengan dentuman musik elektronik. Remix azan tersebut diputarnya saat tampil di Orbit Festival yang berlangsung di Kota Nabeul, Tunisia, Jumat 31 Maret lalu.

Aksi Dax J menimbulkan kehebohan setelah video penampilannya tersebar luas beberapa hari kemudian. Klub malam tempat digelarnya Orbit Festival pun ikut kena getahnya.

Kepolisian setempat langsung menutup klub bernama El Guitone tersebut dan menahan pemiliknya atas tuduhan melanggar nilai-nilai moral. "Kami tidak akan membiarkan agama dan hal-hal yang suci diserang," ujar Gubernur Nabeul, Mnaouar Ouertani kepada AFP.

Baru-baru ini Dax J menutup akun Facebook dan Twitter pribadinya setelah mendapat ancaman kematian. Sebelumnya dia sudah menyampaikan permohonan maaf ke publik, berdalih tidak pernah berniat menyinggung siapa-siapa.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf tulus saya kepada siapa pun yang tersinggung oleh musik yang saya mainkan di Orbit Festival. Tidak ada niatan saya membuat kesal atau menyinggung siapa pun," ujar DJ kelahiran London itu.

(ful)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement