Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alam 'Mbah Dukun': Saatnya Dangdut Metal Bangkit Lagi!

Elang Riki Yanuar , Jurnalis-Jum'at, 01 April 2011 |12:02 WIB
Alam 'Mbah Dukun': Saatnya Dangdut Metal Bangkit Lagi!
Alam 'Mbah Dukun' (foto: Youtube)
A
A
A

JAKARTA- Ada misi khusus di balik kembalinya Alam ke industri musik. Penyanyi yang tenar berkat lagu Mbah Dukun itu bertekad mengembalikan kejayaan musik metal dangdut yang pernah membesarkan namanya.

"Saya vakum itu sejak tahun 2007. Tapi selama saya vakum sampai sekarang yang saya lihat musiknya melow semua. Sudah cukuplah dari tahun 2006 sampai sekarang lagunya melow terus. Sekarang saatnya musik metal dan dangdut bangkit lagi, kembali berjaya seperti awal kemunculan saya dulu," tekad Alam saat ditemui di kawasan Cawang, Jakarta, Kamis (31/3/2011) malam.

Alam mengaku tampil lebih metal di album keduanya yang berjudul 'The King of Metal Dangdut'. Meski begitu, Alam tak melupakan akar musik dangdut disetiap lagu-lagunya.

"Ini gebrakan baru dari saya. Album kedua saya makin kental nuansa punk, rock, metalnya. Tapi masih tetap ada unsur dangdutnya lewat permainan suling-suling. Semuanya saya kombinasikan ditambah dengan lirik yang mudah diingat dan dihapal," jelasnya.

Diakui Alam, dirinya memang tak bisa memprediksi apakah bisa mengulang kembali kejayaannya bersama musik metal dangdut saat ini. Tapi setidaknya, lewat single pertama berjudul Tuyul, Alam berharap orang akan kembali mengingatnya kembali.

"Memang agak gambling juga, karena saya tidak bisa tebak apa selera masyarakat. Karena itukan tergantung momennya juga. Tapi saya yakin sekarang momen yang tepat. Paling tidak orang bisa ingat saya lagi. Syukur-syukur bisa menampilkan performance dan mengangkat musik dangdut," harapnya.

(uky)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement