4 Artis Tak Kapok Bergumul dengan Narkoba

Johan Sompotan, Jurnalis · Kamis 30 Desember 2010 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2010 12 30 33 408801 VyJgZAUTe3.jpg Sammy (Foto:Elang Riki Yanuar/okezone)

JAKARTA - Selebriti seolah tak pernah kapok bersahabat dengan narkoba. Sepanjang 2010, masih banyak artis yang berurusan dengan hukum karena tertangkap mengonsumsi narkoba. Bahkan, ada beberapa artis yang bukan pertama kali tertangkap dalam kasus narkoba.

Sebut saja Imam S Arifin, Revaldo, dan Ibra Azhari. Ketiganya sudah lebih dari sekali berurusan dengan polisi karena kasus barang haram tersebut. Sammy, juga menjadi pendatang baru di dunia narkoba. Lalu seperti apa kasus narkoba yang menjerat mereka? Berikut sedikit ulasannya:

Hendra Samuel Simorangkir (Sammy)

Mantan vokalis grup band Kerispatih ini diganyang aparat kepolisian pada Selasa, 2 Februari 2010. Dari tangannya ditemukan sepaket sabu dan bong (alat hisap) sabu di rumah kosnya di daerah Pedurenan, Jakarta Selatan.

Sammy menjadi selebriti pertama di tahun ini yang membuat heboh dunia artis dengan kasus narkoba. Buntut dari kasus ini, Sammy didepak sebagai anggota Kerispatih. Badai Kerispatih sebelumnya menegaskan kalau Kerispatih dan pihak label sepakat memberhentikan Sammy dari posisi vokalis, bukan hanya karena alasan narkoba. Perilaku Sammy yang tidak menghormati EO (Event Organizer) dan media, dinilai akan berdampak kepada band. Selain itu, Sammy sering tidak tepat waktu.

Hakim Ketua Syarifudin menjatuhkan hukuman satu tahun penjara kepada Hendra Samuel Simorangkir dalam sidang putusan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 15 Juli 2010.

Lebih lanjut hakim juga memerintahkan kepada Sammy untuk menjalani rehabilitasi medis di pusat rehabilitasi milik Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berada di Lido, Sukabumi, Jawa Barat, mulai 8 September 2010.

Imam S Arifin

Setelah Sammy, penyanyi dangdut Imam S Arifin ikut membuat kejutan karena kembali tertangkap karena kasus narkoba.

Imam ditangkap polisi karena kedapatan membawa sabu-sabu seberat 0,5 gram, 4 butir viagra dan satu senjata tajam jenis pisau di mobilnya, 25 Maret 2010. Hasil tes urin menunjukkan Imam positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu. Imam kemudian digelandang ke Polsek Sawah Besar untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam persidangan, Imam divonis penjara 4 tahun, 6 bulan, serta denda Rp800 juta. Suami Nana Mardiana itu mengajukan banding.

Kasus narkoba sepertinya lekat dengan hidup Imam S Arifin. Tertangkapnya Imam Ini bukan kali pertama. Sebelumnya, dia juga pernah dipenjara karena kasus narkoba. April 2008, pelantun Jandaku itu kedapatan membawa sabu-sabu di pelataran parkir Hotel Pardede Medan.

Kemudian, oleh Pengadilan Negeri (PN) Medan Imam divonis hukuman empat tahun penjara dan denda Rp25 juta. Belum sampai empat tahun, pada 28 Agustus 2008, Imam mendapatkan kebebasan bersyarat yang diurus koleganya di Jakarta. Setelah surat bebas bersyarat keluar, Imam pun bebas pada 29 Agustus 2009.

Revaldo

Revaldo menyusul Imam S Arifin. Aktor yang akrab disapa Aldo itu kembali dibekuk aparat karena kasus narkoba untuk kedua kali.

Pada 20 Juli 2010, mungkin menjadi hari 'bersejarah' bagi pemeran Rangga di sinetron Ada Apa Dengan Cinta ini. Aldo dibekuk polisi gara-gara kedapatan membawa sebungkus amplop sabu seberat 0,53 gram dan satu korek api berisi ganja seberat 3,4 gram.

Saat akan ditangkap, Aldo yang mengemudikan mobil sempat kejar-kejaran dengan polisi. Dia beralasan tidak tahu kalau yang memepet mobilnya adalah polisi. Aldo dijerat pasal 112 ayat 2 subsider 132 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Ibra Azhari

Nah, kalau yang ini tampaknya memang sudah langganan keluar masuk penjara gara-gara kepemilikan narkoba. Ibra lagi-lagi dibekuk polisi karena memiliki narkoba jenis sabu. Ibra ditangkap di depan Pom Bensin Jalan Sunset, Seminyak, Denpasar, Bali, 24 Agustus 2010 lalu bersama teman wanita Merry Triana.

Adik kandung Ayu Azhari ini dikenakan pasal 112 ayat 1 UU RI No 35, tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun karena tertangkap membawa sabu 5 gram.

Sebelumnya, pada 31 Agustus 2000, Ibra ditangkap karena membawa narkoba. Dia lalu divonis satu tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Vonis itu berubah ketika kasusnya sampai di Pengadilan Tinggi Jakarta. Ibra divonis dua tahun penjara.

Tidak kapok, bintang film yang ngetop pada tahun 1990 itu kembali ditangkap pada 2003. Kali itu, barang buktinya berupa kokain, sabu-sabu dan ekstasi. Seolah tak menyesali perbuatannya, saat menjalani masa hukuman di LP Cipinang, Ibra kedapatan memiliki sembilan paket sabu-sabu dan alat hisap di dalam sel.

Ibra sempat dipindahkan ke Nusakambangan untuk menyelesaikan masa hukuman. Namun, tanpa diketahui pasti penyebabnya, bintang film Cinta dan Nafsu itu dibebaskan pada 2009, dari vonis 15 tahun.

(ang)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini