FPI: Film Horor Boleh, Asal Tidak Porno

Elang Riki Yanuar, Jurnalis · Minggu 17 Oktober 2010 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2010 10 15 206 383006 B1Pst9YifF.jpg Poster film Rintihan Kuntilanak Perawan (Foto:Elang Riki Yanuar/okezone)

JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI) sering memprotes peredaran film horor yang cenderung mengumbar adegan syur. Kata FPI, film horor boleh. Yang tidak boleh kalau memuat unsur pornografi.

"Kita tidak melarang membuat film horor. Yang kita larang itu bikin film porno di Indonesia!," ujar Ketua DPD FPI Jakarta Habib Salim Alatas, saat dikonfirmasi okezone, belum lama ini.

Aksi terkini yang dilakukan FPI adalah memprotes film Rintihan Perawan Kuntilanak. FPI melancarkan protes karena film itu dibintangi pemain film porno Hollywood Tera Patrick. FPI makin meradang ketika produser film, KK Dheeraj, berniat mendatangkan Tera ke Jakarta.

"Kita akan terus memantau produser yang bandel seperti KK Dheeraj itu," tegasnya.

Semula, Tera Patrick akan datang ke Indonesia pada Jumat, 15 Oktober ini. Tera didatangkan untuk keperluan promo film Rintihan Kuntilanak Perawan yang telah dirilis di bioskop Tanah Air.

Namun setelah FPI mengancam akan memblokir bandara Soekarno-Hatta demi menghadang Tera, KK Dheeraj mengurungkan niat mendatangkan Tera. Malah, oleh FPI produser keturunan India itu akan diusir dari Indonesia bila masih membuat film syur.

(ang)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini