4 Artis Wafat, Diselimuti Kontroversi hingga Mistis

Rosa Anggreati, Jurnalis · Rabu 24 Desember 2008 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2008 12 24 33 176571 R12WdRORvq.jpg Sophan Sophian (Foto:Johan/Okezone)

JAKARTA - Terhitung empat artis Tanah Air tutup usia di tahun 2008. Dua di antaranya menyedot perhatian publik. Mereka adalah Sophan Sophian dan Suzanna yang kematiannya kental aroma mistis.

Sophan Sophian

Selebriti sekaligus mantan politikus PDIP Sophan Sophian meninggal dalam perjalanan konvoi sepeda motor besar bertema 'Touring Merah Putih', di perbatasan Ngawi (Jawa Timur)-Sragen (Jawa Tengah) sekira pukul 10.00 WIB, pada Sabtu, 17 Mei 2008.

Saat itu, aktor senior ini memimpin rombongan sepeda motor gede (moge). Mendadak sepeda motor yang ditunggangi Sophan terjatuh saat melintasi lubang di salah satu ruas jalan.

Rekan-rekan korban kemudian menghubungi petugas dan rumah sakit terdekat. Sophan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Sragen. Tapi, sebelum mendapat pertolongan medis di rumah sakit, tokoh PDIP yang dikenal vokal ini tewas.

Suami Widyawati ini mengalami pendarahan paru-paru sehingga parunya tidak bisa mengembang. Beberapa tulang rusuk kiri patah dan tulang di sekitar leher juga patah. Sementara, sepeda motor yang dikendarai korban tidak mengalami kerusakan berarti.

Kepergian ayah dua anak ini untuk selamanya ternyata mengundang kontroversi. Pasalnya, Sophan diduga meninggal bukan karena terjatuh, melainkan karena dilindas moge di belakangnya.

Dua Jenderal disebut-sebut sebagai orang yang melindas Sophan hingga akhirnya tewas. Dalam iring-iringan moge, dua Jenderal tersebut berada di belakang Sophan. Mereka yakni mantan Kapolri Jenderal (Purn) Roesmanhadi dan mantan pejabat Dephan Marsekal Muda (Purn) Pieter Wattimena.

Widyawati sendiri meyakini kematian suaminya tersebut bukan meninggal karena kecelakaan tunggal, melainkan karena dilindas bikers lainnya. Wanita yang tetap cantik di usia tua itu memperoleh bukti baru. Namun, dia enggan memaparkannya di muka publik.

Suzanna

Boleh dibilang kematian Suzanna merupakan kematian artis yang paling membuat bulu kuduk meremang. Tampaknya, imej 'ratu horor legendaris' yang melekat pada diri Suzanna berpengaruh pada munculnya aura mistis pasca kematiannya.

Istri Clift Sangra ini wafat dalam usia 66 tahun pada Rabu, 15 Oktober pukul 23.15 WIB di Magelang, Jawa Tengah. Suzanna meninggal karena penyakit diabetes yang telah lama diidapnya.

Sebelum meninggal, perempuan yang gemar melahap bunga melati itu terlebih dahulu dirawat di Rumah Sakit Harapan, Magelang, Jawa tengah, selama lima hari. Pada saat menghembuskan napas terakhir, artis berdarah Belanda itu tidak meninggalkan pesan apapun untuk suami dan anak-anaknya.

Aktris yang telah membintangi 42 judul film ini kemudian dimakamkan di Pemakaman Umum Giriloyo, Magelang, pada Kamis (16/10/2008) pukul 10.30 WIB, dengan diantarkan seluruh keluarga besar dan sanak saudara.

Salah satu cerita berbau mistik seputar kematian wanita dengan nama lengkap Suzanna Martha Frederika van Osch ini adalah pelarangan orang lain melihat jenazahnya.

Clift beralasan, hal itu dilakukan karena keluarga membutuhkan suasana tenang. Tidak seperti pemakaman pada umumnya, pada saat ratu horor ini dimakamkan, hanya dihadiri orang-orang terdekat saja, yakni suami, anak, pembantu serta perwakilan dari RT dan RW setempat.

Gito Rollies

Gito Rollies wafat pada Kamis (28/2/2008), di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Sebelum dipanggil Sang Khaliq, mantan rocker ini telah menderita kanker kelenjar getah bening sejak 2005. Seminggu tiga kali, dia harus menjalani kemoterapi di sebuah rumah sakit di Singapura. Dia pun telah beberapa kali operasi.

Penyanyi yang lahir di Biak, Papua, 1 November 1947 ini dikenal dengan nama Bangun Sugito. Sebelum sakit, Gito pernah menikah dengan Uci Bing Slamet, namun berakhir cerai.

Pria yang belakangan menjadi dai ini pernah berkiprah dalam dunia film, termasuk dalam film Kereta Terakhir dan Janji Joni.

Bill Saragih

Indonesia kehilangan musisi jazz berbakat, Bill Saragih. Bill meninggal dunia pada Selasa (29/1/2008) pukul 11.00 WIB.

Bill mengembuskan napas terakhir karena tak kuat melawan derita sakit stroke yang dideritanya. Pria kelahiran 1 Januari 1933, itu dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada 1 Februari 2008.

Bill Saragih dikenal sebagai multi instrumentalis. Dia menikah dengan Anna R Saragih dan dikaruniai dua orang anak, John Anthony serta Leoni Tiana.

(ang)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini