JAKARTA - Ruben Onsu resmi melaporkan oknum yang membobol akun dan email pribadi Betrand Peto atas dugaan illegal access ke Polda Metro Jaya, pada 11 Oktober 2026. Laporan tersebut terdaftar di Polda Metro Jaya dengan nomor STTLPB/7627.
Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben mengatakan, Betrand memberikan kuasa penuh kepada sang ayah untuk menindaklanjuti kebocoran data pribadinya di ruang publik
“Yang kami laporkan adalah pemilik email sarwendah29@gmail.com dan dua nomor telepon masing-masing 081**545**5 dan 0817**66**9,” katanya di Kuningan, Jakarta Selatan, pada 12 Oktober 2026.
Sepengetahuan Betrand Peto, email dan dua nomor telepon yang membobol akunnya tersebut adalah milik Sarwendah. Ibu dua anak itu diduga ‘mencuri’ video dan foto Betrand dan menyebarkannya ke sejumlah akun media sosial.
Akun xvg.id, Ahmad Dojali, OKT Vibes, Nyata Media, Gen 5, Endra, dan Dream Mora 13 kemudian mengunggah dan memviralkan video dan foto dokumentasi pribadi yang menunjukkan Betrand dan teman-temannya seolah sedang pesta miras.
“Ketika videonya viral, Betrand Peto mengecek siapa orang yang terakhir masuk ke akunnya. Dari situ, dia tahu bahwa selama ini akunnya masih ‘nyangkut’ ke email dan nomor ponsel yang saya sebutkan tadi,” ujarnya menambahkan.
Sebelumnya, pelantun Bila Memang Kamu itu sempat buka suara tentang viralnya video tersebut. Dia mengaku, video yang diunggah sejumlah akun medsos itu merupakan dokumentasi pribadi yang dicuri pihak tak bertanggung jawab.
“Jadi email aku dibobol dan yang tersebar itu video lama yang sudah diedit dan digabungin jadi satu terus diunggah,” ungkap Betrand Peto di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada 8 Oktober 2026.
Betrand Peto mengungkapkan, video asli dari konten tersebut hanya momen kebersamaan dirinya dengan beberapa teman asal Indonesia Timur setelah bermain bola. “Jadi kami hanya foto-foto doang terus makan papeda. Sudah gitu saja,” tuturnya.
Penyanyi 21 tahun tersebut kemudian menegaskan, file asli video tersebut merupakan arsip pribadi miliknya yang bahkan tidak pernah dibagikan dalam Grup WhatsApp manapun.
“Video-video itu memang enggak pernah aku sharing ke siapapun. Itu kenapa aku bilang ini dibobol. Karena memang aku enggak pernah posting di mana-mana. Jadi ya sekadar dokumen pribadi saja,” tutur Betrand.*
(SIS)