Nana Mirdad Kesal, Penanganan Karhutla Terkesan Lamban

Siska Maria Eviline, Jurnalis
Senin 12 Oktober 2026 10:30 WIB
Nana Mirdad Kesal, Penanganan Karhutla Terkesan Lamban. (Foto: Instagram|@nanamirdad_)
Share :

BALI - Nana Mirdad mengungkapkan kesedihan dan kemarahannya atas bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan. Selama 4 bulan terakhir, karhutla sudah menghanguskan ratusan ribu hektare lahan di Borneo. 

Dalam utasnya di Threads, Nana sedih melihat lambannya aksi pemerintah dalam menangani bencana yang nyaris melumpuhkan sebagian besar kawasan di Kalimantan. “Sudah berbulan-bulan begini, tapi masih belum ada penanganan berarti,” ujarnya. 

Nana Mirdad menambahkan, “Di negara tetangga, bahkan ada anak-anak yang meninggal karena kurang jarak pandang. Enggak ngerti lagi, sumpah! Kok bisa ya sampai slow begini nurani, keserakahan, dan ketidakpeduliannya. Kita butuh berdoa agar keajaiban terjadi di Kalimantan.”

Utas Nana Mirdad yang telah mendulang 196.000 views dan lebih dari 18.000 likes tersebut kemudian ramai dikomentari warganet. "Mereka mungkin sedang sibuk. Tapi tidak tahu sibuk apa," kata @hal***naa. 

Akun Threads @cc***nni terlihat menuliskan, "Speechless banget melihat kondisi sekarang. Rakyat hanya dibutuhkan hanya untuk menjaring suara di Pemilu doang. Selebihnya, para pejabat negara ini memilih tutup telinga."

Nana Mirdad Kesal, Penanganan Karhutla Terkesan Lamban. (Foto: Threads|@nanamirdad_)

Sementara itu, akun @_de**wi_ mengatakan, “Akibat telat penangan, akhirnya, heli/pesawat pemadam enggak bisa terbang. Sebegitu tidak pedulinya mereka dengan bencana di negara sendiri.”

Beberapa netizen bahkan menyuarakan kondisi kabut asap di daerah mereka. “Aku yang tinggal di Kalsel bukan main MUAKnya sama asap ini. Asap masuk ke rumah, padahal AC dan purifier nyala. Akhirnya, tutup jendela dan ventilasi.”
 

(SIS)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya