Ruang eksplorasi tersebut juga dirasakan Rieka Roslan bersama grup Lalahuta. Keduanya akan tampil di BRI Stage pada hari pertama festival. Rieka mengatakan, TP Jazz memberi kebebasan kepada musisi mengembangkan konsep pertunjukan.
“Kami diberi ruang untuk menghadirkan pertunjukan yang paling jujur dan terbaik,” ujarnya. Penampilan mereka diproyeksikan menjadi salah satu pertemuan energi berbeda di panggung TPJF.
Tyagita R Hermawan, Event Director TP Jazz Management mengungkapkan, selain musik, TPJF 2026 juga mempertemukan unsur budaya, komunitas, dan industri kreatif. Mojang Jajaka Stage hadir melalui kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung.
Pasar Jazz menyediakan ruang bagi komunitas, kuliner, fashion, dan produk kreatif. Festival juga memberikan TPJF Lifetime Achievement Award kepada Bimbo. ”Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas perjalanan grup musik Bimbo selama lebih dari lima decade,” ujarnya.
Selama 2 hari, festival tersebar di enam area dengan karakter berbeda. Kota Baru Parahyangan Stage menjadi panggung utama di Suagi Grand Ballroom. BRI Stage, RON88 Stage, dan TP Stage menghadirkan jazz, fusion, soul, serta musisi muda.
Mojang Jajaka Stage menggabungkan musik dan budaya Bandung. Adapun Pasar Jazz menghadirkan aktivitas komunitas, kuliner, dan produk kreatif. Sejumlah musisi turut mengisi rangkaian TPJF 2026, dari Mahalini, Ruth Sahanaya, Diskoria feat. Andien, dan SimakDialog.