JAKARTA - Kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang menyeret nama Betrand Peto (BP) masih terus bergulir. Kuasa hukum korban berinisial ANW akhirnya membeberkan mengenai alasan kliennya berani masuk ke ruang privat yang ditempati Onyo dan rekan-rekannya di sebuah kelab malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Kuasa hukum korban, Deki Patria, mengungkapkan bahwa kliennya sebenarnya sempat merasa ragu untuk melangkah ke ruangan tersebut. Namun, keraguan itu pupus setelah ada sosok yang meyakinkan korban bahwa situasi di dalam aman.
"Sebelumnya kita sudah sampaikan juga, kenapa si korban ini kan room-nya sifatnya private waktu itu kan. Kenapa si korban itu berani ke sana? Yang pertama dia ditawarkan oleh orang yang dia kenal sebelumnya," ujar Deki Patria di kawasan Tebet, Jakarta Selatan belum lama ini.
Sosok yang mengajak korban diketahui merupakan teman lamanya yang bekerja sebagai karyawan di kelab malam tersebut. Hal itulah yang membuat korban percaya.
"Kemudian dia tanya ini room siapa? Konon si BP, ini segala macam. Nah itulah yang membuat dia merasa yakin kalau tempat itu merupakan tempat aman, ya kan, gitu," sambung Deki.
Rasa percaya korban semakin bertambah lantaran status Betrand Peto sebagai figur publik. Deki menyebut, selama ini kliennya hanya mengetahui rekam jejak positif anak angkat Ruben Onsu itu dari berbagai pemberitaan media.
"Informasi-informasi yang ada sekarang ini kalau si terduga pelaku ini merupakan orang yang baik kan gitu, sebagai anak yang patuh terhadap orang tuanya, kemudian sebagai kakak yang baik untuk adik-adiknya," jelas Deki.