Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Depresi, Korban Dugaan Pelecehan Betrand Peto Sempat Ingin Akhiri Hidup

Ravie Wardani , Jurnalis-Rabu, 16 September 2026 |07:55 WIB
Depresi, Korban Dugaan Pelecehan Betrand Peto Sempat Ingin Akhiri Hidup
Korban Dugaan Pelecehan Betrand Peto Sempat Ingin Akhiri Hidup. (Foto: Ravie Wardani/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kondisi psikologis ANW (26), perempuan yang melaporkan Betrand Peto (BP) atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual di Polda Metro Jaya, dikabarkan kian memprihatinkan. Pasalnya, dia mengalami guncangan mental hebat usai data pribadinya disebarluaskan (doxing) di media sosial.

Kuasa hukum korban, Deki Patria, mengungkapkan bahwa kliennya kini menjadi target serangan akun-akun anonim di jagat maya setelah kasus tersebut mencuat ke publik.

"Kondisi klien ini sangat memprihatinkan, yang di mana dia notabenenya merupakan korban. Nah, sekarang sudah diserang oleh beberapa akun yang sifatnya anonim, termasuk sudah dibagikan identitasnya, seperti tempat dia bekerja, kemudian alamat di mana dia tinggal," ujar Deki Patria saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan belum lama ini.

Serangan tersebut membuat korban dilanda ketakutan hingga tak berani berinteraksi ke luar rumah. Puncaknya, tekanan batin yang mendalam sempat membuat korban berpikir nekat untuk mengakhiri hidupnya.

"Sampai-sampai tadi malam ada kekhawatiran dari kami sebagai kuasa hukumnya, sempat menyampaikan pesan ke kita karena beratnya tekanan mental yang dia hadapi. Sampai-sampai dia bilang ingin mengakhiri hidupnya supaya menyelesaikan permasalahan ini," beber Deki.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement