JAKARTA - Tim kuasa hukum korban dugaan tindak pidana asusila dan kekerasan seksual yang menyeret nama Betrand Peto alias BP angkat bicara soal tudingan miring netizen terhadap kliennya.
Nathaniel Hutagaol menegaskan bahwa kliennya bukanlah seorang pemandu lagu (lady companion atau LC) sebagaimana yang belakangan beredar di media sosial.
"Korban ini adalah wanita pekerja, punya kerja sebagai karyawan, dan dia juga kuliah. Jadi banyak yang menganggap dia LC, cewek liar, bukan ya! Ingat teman-teman, bukan," tegas Nathaniel usai mendampingi pemeriksaan kliennya di Polda Metro Jaya, Senin (14/9/2026).
Nathaniel menyayangkan budaya menyalahkan korban (victim blaming) di ruang publik masih marak hanya karena klieennya berada di tempat hiburan malam.
"Jangan sampai ketika cewek-cewek keluar malam jam 02.00 dianggap cewek nakal yang pantas dilecehkan. Apakah semua cewek yang ke klub itu pantas dilecehkan? Kan tidak," ucapnya.