Target Pasar Global Jadi Alasan V+Short Diluncurkan di Hong Kong

Niko Prayoga , Jurnalis
Jum'at 04 September 2026 15:30 WIB
Target Pasar Global Jadi Alasan V+Short Diluncurkan di Hong Kong. (Foto: Aldhi Chandra Setiawan|IMG)
Share :

Menurut Clarissa, saat orang memanfaatkan sela waktu istirahat atau perjalanan (commute), kapasitas mental untuk mengonsumsi tayangan berdurasi panjang seperti film atau serial 60 menit kian terbatas. Di situlah drama mikro masuk menyajikan hiburan yang langsung memberikan kepuasan instan (instant gratification) dalam hitungan detik.

Dia juga menjelaskan, secara makroekonomi industri microdrama diproyeksikan tumbuh pesat di luar negara asalnya yaitu Tiongkok. Tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) industri itu disebut mencapai 29,5 persen dalam empat tahun ke depan. Wilayah seperti Amerika Serikat, Asia Tenggara, Amerika Latin, hingga Jepang menjadi ceruk pasar yang sangat potensial.

Peluang emas tersebut dimanfaatkan V+ Short untuk menggaet pasar. Khususnya dengan berbagai konten dan potensi kreator dengan Kekayaan Intelektual (Intellectual Property/IP) Indonesia agar bisa dinikmati penikmat hiburan mancanegara.

“Jadi, salah satu hal yang kami yakini di V+ Short adalah bahwa cerita yang bagus dapat menembus batas (travel), cerita itu tanpa batas (borderless), bukan? Indonesia memiliki banyak Kekayaan Intelektual (IP) yang kuat, banyak cerita yang kuat, serta banyak kreator berbakat. Dan kemampuan produksi kita sebenarnya, bisa saya katakan, hampir berstandar dunia,” jelas Clarissa.

Dia menilai, format microdrama berbasis seluler menawarkan proses distribusi yang jauh lebih lincah. Siklus konten yang singkat juga memungkinkan produsen melakukan uji coba (A/B test) berbagai sudut pandang cerita di berbagai negara secara bersamaan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya