Dari setiap perilisan, Jaz mendapatkan pelajaran penting mengenai hubungan antara dirinya sebagai musisi dan para pendengar. Ia merasa setiap lagu yang dirilis membuat pendengar semakin dekat dengan sosok Jaz yang sebenarnya.
"Salah satu hal terbesar yang saya pelajari adalah setiap kali saya merilis lagu, pendengar menjadi sedikit lebih dekat untuk mengenal diri saya yang sebenarnya," ungkap Jaz.
Pengalaman tersebut juga membuat Jaz semakin berani untuk memasukkan cerita personal ke dalam musiknya. Baginya, keterbukaan menjadi salah satu kunci agar sebuah lagu bisa memiliki hubungan emosional dengan pendengar.
"Musik yang paling bisa terhubung dengan orang biasanya adalah musik ketika kita berani menjadi diri sendiri. Kita harus memasukkan sesuatu yang benar-benar tulus ke dalamnya," ujarnya.
Ia percaya, semakin jujur seorang musisi terhadap pengalaman yang dimilikinya, semakin besar kemungkinan pendengar menemukan pengalaman mereka sendiri di dalam sebuah lagu.
"Semakin jujur saya terhadap diri sendiri dan pengalaman yang saya alami, semakin besar kemungkinan orang lain mendengarnya dan berpikir, 'Aku juga pernah merasakan itu,'" kata Jaz.
Kini, Jaz Rowe bersiap membuka babak baru lewat single terbarunya, Belagu.
Jika karya-karya sebelumnya menjadi bagian dari proses Jaz memperkenalkan dirinya sebagai musisi, Belagu akan menunjukkan sisi lain yang lebih ringan, menyenangkan, dan playful.
"Lewat single ini, saya ingin orang-orang mengenal sisi saya yang jauh lebih menyenangkan dan playful, dengan kadar centil, jahil, dan dewasa yang pas," jelas Jaz.
Belagu sendiri lahir dari pengalaman personal Jaz. Namun, kali ini ia tidak ingin membawa cerita patah hati dalam suasana yang terlalu berat.
Sebaliknya, Jaz memilih melihat pengalaman tersebut dengan cara yang lebih santai dan bahkan menjadikannya bahan untuk ditertawakan.