“Cuma hal itu tidak bisa terjadi, terwujud. Jadi akhirnya jadi panjang masalahnya ke mana-mana,” tambahnya.
Nanda pun menyayangkan sikap tersebut. Apalagi keduanya sempat saling sindir di media sosial.
Dampak dari melebarnya permasalahan ini juga berdampak pada karier Sarwendah. Pasalnya, belakangan ini beredar petisi boikot Sarwendah di media sosial yang bahkan sudah ditandatangani puluhan ribu orang.
Sebagai eks manajer, Nanda kini berharap persoalan tersebut dapat segera menemukan jalan keluar agar tidak terus memicu konflik yang berkepanjangan.
(kha)