JAKARTA - Grup musik Reality Club menjadi salah satu contoh nyata bagaimana data statistik dari platform streaming bisa membuka peluang tur dunia.
Vokalis dan gitaris Reality Club, Faiz Novascotia Saripudin, menceritakan awal mula grup bandnya menapaki panggung di Amerika Utara. Hal tersebut bermula dari data pendengar lagu ciptaannya di berbagai negara yang melonjak pesat.
Dia pun tak menyangka hal itu akan membawa grup musiknya terbang jauh untuk konser.
"Dan itu selalu tampak seperti mimpi sampai akhirnya kita melihat datanya bagaimana orang-orang di luar sana, dari negara-negara lain, itu mendengarkan lagu-lagu kami gitu," kata Faiz di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026).
Keajaiban data ini semakin terasa ketika banyak orang memilih ke mendengarkan musik lewat platform digital selama masa pandemi. Hal inilah yang menjadi gerbang pembuka Reality Club untuk menjangkau pendengar baru secara masif.