"Jadi bagiku hal yang paling mengejutkan adalah ditemukan oleh pendengar di seluruh dunia," ucapnya.
Dari sekadar angka di layar gadget, data tersebut akhirnya memantapkan langkah Reality Club untuk menggelar rangkaian tur internasional di berbagai benua.
"Dari penemuan itu, yang akhirnya kita jadi bisa juga melakukan tur Asia, melakukan tur Amerika Utara, ya, karena penemuan tersebut," ujar Faiz.
Bagi para personil Reality Club, Amerika Serikat menjadi negara yang ditargetkan untuk menggelar tur. Impian itu pun tercapai lebih cepat dari perkiraan.
"Meskipun kayak kita juga ada target juga untuk ada pendengar di Amerika Serikat, cuma kayak 'secepat itu?' Ya, itu sangat mengejutkan sih buat kita," tutur Fathia Izzati.
(ant)