Hanny Kristianto menegaskan, tidak ada pengecualian bagi seorang muslim meninggalkan salat, kecuali bagi mereka yang belum baligh, sedang datang bulan, sakit keras, atau mengalami gangguan mental tertentu.
“Islam itu tidak butuh saya dan Anda. Tanpa Anda dan saya, Islam pasti jaya! Untuk teman-teman mualaf, dalam Islam, salat itu wajib. Jadi, mohon jangan disia-siakan hidayah Allah,” ujarnya.
Namun pada unggahannya, Hanny Kristianto menegaskan bahwa mencabut sertifikat mualaf Richard Lee tak berarti membatalkan keislamannya. Karena yang dicabut hanya dokumen untuk administrasi.
Keputusan MCI mencabut sertifikat mualaf Richard tersebut kemudian ramai dikomentari oleh warganet. “Dari awal, saya yakin, dia menjadi mualaf hanya karena konten. Dia juga tidak sunat,” kata akun @pep***ky.