Single Menuju Cahaya bukan dakwah dan buan pernyataan religius yang demonstratif. Lagu ini merupakan ruang perenungan bagi manusia untuk menyadari keterbatasan, melepaskan pembenaran diri, dan memilih berjalan perlahan menuju cahaya.
Dalam penggarapannya, Marcell mengaku, lagu religi terbarunya itu memiliki aransemen yang kental dengan nuansa elektronik. Dengan begitu, dia berharap, lagu tersebut bisa menjaring lebih banyak pendengar dengan segmen lebih luas dan beragam.
“Pemurnian diri adalah proses yang layak dirayakan oleh siapapun, di manapun dan kapanpun,” ungkap Marcell Siahaan.*
(SIS)