Tayang Lebaran Nanti, Ini Fakta Menarik Soal Film Na Willa!

Rizqa Leony Putri, Jurnalis
Jum'at 20 Februari 2026 19:21 WIB
Film Na Willa hasil adaptasi dari buku karya Reda Gaudiamo. (Foto: dok YouTube/Visinema)
Share :

JAKARTA - Dunia perfilman Indonesia sebentar lagi akan menyambut sebuah karya yang terasa sangat dekat dengan keseharian keluarga. Di tengah banyaknya pilihan film di bioskop, hadirnya film Na Willa memberikan warna yang berbeda melalui kesederhanaan ceritanya. Untuk itu, kamu bisa mempermudah urusan beli tiket bioskop dengan aplikasi seperti GoPay.

Film ini merupakan hasil adaptasi dari buku karya Reda Gaudiamo yang sudah lama dicintai pembaca karena gaya penceritaannya yang jujur. Jika kamu sedang mencari tontonan yang bisa dinikmati bersama seluruh anggota keluarga saat libur Lebaran nanti, menyimak beberapa informasi mengenai film ini akan membantu kamu memahami apa saja yang ditawarkan oleh kisah Na Willa.

Fakta Menarik Soal Film Na Willa

Adaptasi Cerita dari Sudut Pandang Anak Kecil

Film ini mengambil sudut pandang seorang anak perempuan bernama Na Willa yang tinggal di Surabaya. Berbeda dengan film anak yang sering kali dibuat terlalu dramatis, Na Willa justru menonjolkan kejujuran dan rasa ingin tahu seorang anak dalam melihat dunia di sekitarnya. 

Kamu akan diajak mengikuti bagaimana Willa memaknai hal-hal di lingkungannya, mulai dari bermain di gang sempit, berinteraksi dengan tetangga yang beragam, hingga pertanyaan-pertanyaan polosnya tentang kehidupan. Ceritanya mengalir dengan cara yang sederhana tanpa perlu tambahan bumbu konflik yang dipaksakan.

Pemeran utama dan Karakter Pendukung

Kekuatan film ini terletak pada jajaran pemain yang mampu menghidupkan karakter di dalam buku. Sosok Na Willa diperankan oleh aktor cilik Luisa Adreena, didampingi oleh Irma Rihi sebagai Mak (Ibu Na Willa) dan Junior Liem sebagai Pak (Ayah Na Willa). 

Selain keluarga inti, muncul juga karakter-karakter yang mewarnai keseharian Willa seperti Ira Wibowo sebagai Nyonya Chang, Melissa Karim sebagai Cik Mien, serta teman-teman bermain Willa, yaitu Freya Mikhayla (Farida), Azamy Syauqi (Dul), dan Arsenio Rafisqy (Bud). Kehadiran Mbok Tun sebagai Mbok serta Fanny Fadillah sebagai Bapak Farida turut melengkapi keunikan warga di lingkungan tempat tinggal Willa.

Latar Waktu Tahun Enam Puluhan di Surabaya 

Salah satu aspek yang menonjol dalam film ini adalah visualisasi Surabaya pada era 1960-an. Tim produksi membangun set bangunan, pakaian, hingga kendaraan yang mewakili zaman tersebut agar penonton bisa merasakan suasana masa lalu yang autentik. 

Detail-detail kecil di dalam gang tempat Willa tinggal diperhatikan dengan saksama untuk membangun atmosfer cerita yang kuat. Nuansa tahun enam puluhan ini bukan sekadar latar belakang, melainkan bagian penting yang membuat penonton bisa memahami konteks sosial dan cara hidup masyarakat pada masa itu.

Keragaman Budaya dalam Lingkup Keluarga 

Na Willa tumbuh dalam keluarga dengan latar belakang budaya yang berbeda, di mana ibunya berasal dari Nusa Tenggara Timur dan ayahnya merupakan keturunan Tionghoa. Film ini menggambarkan bagaimana perbedaan budaya tersebut menyatu dalam pola asuh dan percakapan sehari-hari di rumah secara alami. 

Tidak ada kesan menggurui dalam menyampaikan pesan mengenai toleransi, karena semua perbedaan itu ditampilkan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang lumrah. Hal ini memberikan gambaran mengenai cara menghargai keberagaman yang dimulai dari dalam rumah.

Debut Penyutradaraan Film Live-Action Ryan Adriandhy 

Mungkin kamu sudah mengenal Ryan Adriandhy melalui karya-karya animasinya, namun dalam proyek Na Willa ini, ia mengarahkan film dengan aktor manusia secara langsung untuk pertama kalinya. Pengalaman Ryan dalam dunia animasi terlihat dari cara ia mengelola komposisi visual yang rapi. 

Meskipun ini adalah langkah pertamanya di luar genre animasi, ia berhasil menjaga ruh dari buku aslinya tetap terasa kuat. Sentuhan penyutradaraannya memberikan perspektif yang segar dalam menggambarkan dunia imajinasi seorang anak kecil ke dalam layar lebar.

Proses Produksi yang Aman untuk Aktor Cilik 

Bekerja dengan banyak pemain anak-anak membuat tim produksi menerapkan aturan yang cukup ketat terkait jam kerja dan waktu istirahat. Hal ini dilakukan agar para pemeran cilik tetap merasa nyaman dan tidak kehilangan waktu bermain mereka selama proses syuting berlangsung. 

Suasana kerja yang sehat di balik layar ini berdampak pada kualitas akting para pemain yang terlihat lepas dan tidak kaku. Kamu bisa melihat bagaimana interaksi antar pemain anak di film ini terasa sangat organik, seolah-olah mereka memang sedang bermain di lingkungan rumah mereka sendiri.

Menonton Na Willa saat libur Lebaran bisa menjadi pilihan kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan bersama keluarga. Agar rencana menonton kamu lebih lancar tanpa perlu mengantre di loket, kamu bisa memesan tiket secara praktis melalui aplikasi. 

Membeli tiket film bioskop di Aplikasi GoPay bisa menjadi solusi yang memudahkan kamu dalam memilih jadwal dan tempat duduk. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:

Beli tiket bioskop di aplikasi GoPay. (Foto: dok GoPay)

1. Buka aplikasi GoPay, klik “Lihat Semua” di menu Game & hiburan
2. Pilih bioskop yang ingin kamu tuju, tersedia opsi XXI, Cinepolis, dan CGV
3. Pilih film yang ingin ditonton
4. Pilih lokasi dan jam tayang film
5. Cek nominal yang dibayarkan dan pastikan promo sudah terpasang
6. Pembayaran berhasil, cashback GoPay Coins otomatis masuk ke akun GoPay kamu

Segera persiapkan waktu liburmu dan jangan sampai ketinggalan menyaksikan hangatnya kisah keluarga ini. Apakah kamu sudah menentukan akan mengajak siapa untuk menonton petualangan Na Willa di bioskop nanti?

(Wul)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya