JAKARTA - Agung Maryanto, sopir pribadi Inara Rusli mengklaim, tak punya niat jahat di balik aksinya mengambil video CCTV dari rumah ibu tiga anak tersebut. Aksi itu dilakukannya setelah curiga ada ‘orang asing’ (Insanul Fahmi) di dalam rumah.
“Jadi, sehari sebelum AM mengambil CCTV itu, dia mendapat laporan dari ‘Y’ yang merupakan ART di rumah itu. ‘Y’ mengaku mendengar suara-suara ‘aneh’ dari lantai tiga rumah tersebut,” ujar Sukardi kepada awak media, pada 2 Februari 2026.
Atas kecurigaannya dan tambahan laporan dari ART tersebut, Agung pun memeriksa CCTV dalam rumah itu. Hal itu, menurutnya, dilakukan setelah berdiskusi dengan ‘Y’ dan saksi lain berinisial ‘PA’.
Sukardi membantah, Agung Maryanto mengambil video CCTV itu untuk menjualnya ke pihak ketiga. Ia menegaskan, tidak ada keuntungan finansial yang didapatkan kliennya dari CCTV tersebut.
“Sampai saat ini, Agung tidak pernah menerima uang sepeser pun atau fasilitas apa pun dari pihak mana pun setelah mengambil CCTV tersebut,” ungkapnya.
Ia juga membantah kliennya diperintah oleh pihak tertentu, termasuk Virgoun, untuk mengambil rekaman CCTV dari rumah tersebut. Namun ia membenarkan, kalau Agung Maryanto selama ini digaji oleh Virgoun.