JAKARTA - Presenter Irfan Hakim akhirnya menyampaikan klarifikasi terkait isu yang menyebut dirinya membela serta melindungi Denada Tambunan dalam kasus dugaan penelantaran anaknya, Ressa Rizky Rossano.
Bantahan itu disampaikan sang presenter melalui unggahan video yang dibagikan nya lewat Instagram, pada 30 Januari 2026. Pria 50 tahun itu memahami kekecewaan publik kepadanya setelah permasalahan itu mencuat.
"Gue tahu lo semua kecewa. Kesannya, gue menormalisasikan hubungan ibu dan anak yang tidak jelas. Tapi masalah ini muncul karena adanya framing bahwa wawancara gue sama Bang Hotman keluar setelah podcast Densu bareng Ressa rilis," ujarnya.
Namun Irfan Hakim menegaskan, wawancaranya dengan Hotman Paris Hutapea terjadi pada 20 Januari 2026 dan itu dilakukan Live lewat video call. Sementara podcast Ressa Rizky baru dirilis Denny Sumargo seminggu setelahnya.
Irfan menegaskan, saat wawancara dengan Hotman Paris dilakukan, belum ada statement jelas dari kedua belah pihak. Saat itu, dia hanya mengajukan pertanyaan yang juga banyak ditanya kan orang-orang.
"Pertanyaan seperti 'Kok baru minta pertanggungjawaban sekarang? Bapaknya mana? Bukankah anak tanggung jawab ayahnya? Atau, benaran enggak ini anaknya Denada.' Jadi, semua itu aku tanyakan ke Bang Hotman seperti yang sudah kalian tonton," katanya.
Atas kekisruhan tersebut, suami Della Sabrina Indah Putri itu menduga, ada oknum yang memang sengaja melakukan penggiringan opinion dan menyeretnya masuk dalam kasus tersebut setelah Ressa Rizky diundang ke podcast Denny Sumargo.