Menurut dia, faktor OTT ini membuat pihaknya sebagai sutradara dan producer film merasa dirugikan dari sisi pendapatan. Lantaran tak banyak penonton, memilih menonton langsung di bioskop.
"OTT ini menjadi salah satu agak sedikit berkurang, tetapi kalau langsung ke OTT ada untung dan ruginya. Untungnya dulu kita dapat penghasilan habis bioskop, lalu jual keluar ke misalnya ke Malaysia," jelas Girry.
"Sempat membuat penonton akhirnya yaudahlah nanti nunggu di OTT, terlalu cepat jaraknya dari bioskop. Akhirnya mereka nggak nonton bioskop sedangkan kami lebih dapat penghasilan dari nonton bioskop," pungkasnya.
(aln)