"Pokoknya aku selalu curhat ke mama papa. Jadi mama papa aku yang tahu aku sebenarnya seperti apa, bukannya sahabat aku," tambahnya.
Lebih lanjut, Naura pun menyebut jika dirinya kerap menjadikan grup WhatsAppnya tersebut sebagai tempat curhat untuk melihat progress dalam kehidupannya. Bahkan ia mengaku bisa mengontrol hidupnya, kapan ia harus berhenti bersedih dan bangkit dari segala kesulitan dalam hidupnya.
"Di grup WhatsApp aku itu, aku tuh kayak pengin lihat aku tuh ada progress nggak sih dari titik kesedihan aku itu. Jadi aku suka kadang-kadang check selfish, jadi aku tahu kapan aku berhenti. Jadi aku bisa lihat dari bulannya itu kapan," paparnya.
"Kapan aku berlarut-larut dalam kesedihan, kapan aku harus bangkit lagi karena punya banyak tanggung jawab, itulah kenapa aku harus punya gambaran. Kalau aku senang, aku ada cerita yang bikin aku bahagia, aku bangga sama diri aku, aku juga ketik disitu. Jadi aku tahu hidup aku kayak gimana," pungkasnya.
(van)