JAKARTA - Salah satu ikon Citayam Fashion Week, Jeje Slebew buka suara terkait pemberitaan Kominfo yang memblokir kata ‘slebew’ karena dinilai ada unsur pornografi di dalamnya.
Jeje melalui unggahan story di akun Instagramnya mengelak bahwa dirinya bukanlah pendiri dari kata ‘slebew’ seperti yang diberitakan di media belakangan ini. Menurutnya, kata tersebut justru mencuat dengan sendirinya di kalangan masyarakat.
“MANA ADA JEJE PENDIRI DARI KATA “slebew” sebelum adanya gue niruin suara slebew kan memang ada orang dahulu yang buat kata kata “slebew”,” ujar Jeje, melalui akun Instagramnya @911jelicascalling, Jumat, (2/9/2022).
Berbanding terbalik dengan pernyataan Kominfo yang menilai terdapat unsur pornogradi dalam kata ‘slebew’ Jeje lantas menjelaskan makna kata ‘slebew’ yang sebenarnya sempat jadi tren berbarengan dengan fenomena Citayam Fashion Week.
“btw fyi slebew in tmpt gaul means kaya ‘anjir keren’ ‘kece’ ‘cool’ tapi diplesetin jadi kata-kata ‘slebew’ aja yang gue tau pun artinya ya seperti itu di pergaulan anak zaman sekarang,” terangnya.
Sebelumnya, unggahan Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait makna kata 'slebew' sempat viral. Saat itu, Kominfo memblokir ratusan situs dewasa di internet, kemudian terbitlah kata 'slebew'.
Ternyata, kata 'slebew' memiliki makna yang identik dengan hal-hal pornografi yang berbau dewasa. Kata 'slebew' merupakan plesetan dari kata-kata dewasa untuk menyebut pornografi secara lebih halus.*
(aln)