"Kegelisahan itu terus ada, dari mules-mules, grogi, khawatir, ya semua jadi satu lah. Yang paling penting adalah memahami isu dari cerita itu sendiri. Mungkin bisa lupa tapi kita tetap bisa jalan, kalau belum dilatih belum tentu bisa seperti itu," kata Lukman Sardi.
Akan tetapi, Lukman mengaku bangga terlibat dalam garapan tersebut. Ia juga mengatakan pertunjukan teater merupakan hal mendasar bagi akting seorang aktor.
"Tentunya sebuah kesempatan luar biasa, aku selalu mendapat kesempatan lebih baik dari Titimangsa," pungkasnya.
(FLO)