JAKARTA - Band Daun Jatuh hadir di belantika musik Indonesia. Mengusung folk pop, Daun Jatuh menghadirkan lagu bertajuk Bungkam.
Lagu Bungkam berlirik puitis ini terinspirasi dari kisah pribadi salah satu personil grup yang beranggotakan 6 orang. Mufti gitaris Daun Jatuh menjelaskan maksud dari lagu ‘Bungkam’. Menurutnya, lagu ini bercerita mengenai seseorang yang menahan untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan selama ini kepada sahabatnya.
“Sebenarnya ini terinspirasi dari salah satu personil kami. Ia menyimpan rasa kepada sahabatnya dan menahan untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan kepada sahabatnya. Tapi ia takut setelah ia mengungkapkan apa yang ia rasakan semua akan berubah berantakan,” ujarnya.
Bungkam diciptakan oleh Daun Jatuh dan diproduseri oleh Ibnu Dian dari Matter Halo. Berdurasi 5 menit, lagu ini dibuka dengan petikan gitar akustik. Paduan suara Verrel sang vokalis dengan lirik yang puitis juga instrument yang minimalis khas Daun Jatuh membuat lagu terdengar begitu sedih.
Verrel menambahkan cerita di balik pembuatan lagu terbaru mereka. Agar lebih menghayati proses, El, biasa ia dipanggil, meminta semua personil untuk membayangkan berada di situasi yang sama.
“Saat menulis kami membayangkan rasanya jatuh cinta kepada sahabat kami sendiri, bagaimana rasanya berada di situasi tersebut. Jadi banyak perspektif yang muncul pada malam itu tentang menahan rasa kepada sahabat sendiri,” ucapnya.
Bungkam merupakan merupakan single keempat yang dikeluarkan Daun Jatuh bersama label rekaman Warner Music Indonesia.
(aln)