"Intinya yang bisa saya sampaikan disini adalah, Yuni menyampaikan bahwa iya, nggak mungkin kita di zaman sekarang ini anak-anak kita tidak bisa mengakses film-film dewasa, karena mungkin kita sebagai orang dewasa nggak bisa juga menjaga anak 24 jam. Artinya mereka bisa mempunyai akses dimana pun, kapan pun," paparnya.
"Tapi itu tidak menjadikan Yuni itu menjadi orangtua yang mungkin otoriter sehingga anaknya jadi harus ngumpet-ngumpet. Yuni bercerita, ya open saja, kamu bisa ngobrol sama mama hal-hal yang mungkin kamu ingin tahu, tanpa harus sembunyi-sembunyi yang mungkin malah berbahaya," jelasnya.
Akan tetapi, Venna merasa bahwa publik memenggal kalimat tersebut, sehingga terciptalah berita heboh terkait Yuni yang memperbolehkan anaknya menonton film dewasa.
"Tapi mungkin karena kalimatnya tidak ending di situ, masih ada hal yang ingin disampaikan, jadi seperti ngambang, dan itu yang diambil sepenggal kalimat itu yang kesannya akhirnya mencerminkan satu judul yang bombastis. Seolah-olah Yuni Shara itu memperbolehkan anak-anaknya yang beranjak dewasa untuk menonton film dewasa," pungkasnya.
(aln)