“Mereka yang enggak percaya sekalipun kena mungkin bakal bilang kalau itu flu biasa, terus enggak mau dites. Giliran dites & positif bilangnya dicovidkan. Mungkin mereka baru akan sadar kalau COVID itu ada ketika sudah 'no time left even to say a single word' u know what i mean,” komentar akun @jarwoc***.
“Saya sudah tidak peduli orang-orang yang nggak percaya covid, capek, saat ini yang terpenting saya dan keluarga aman, patuhi prokes dan kalau enggak ada hal yang penting banget mending di rumah aja,” ungkap rahmand***.
“Influencer teori konstipasi itu apa enggak punya nurani dan sedikit saja memakai bagian logika dari otaknya?? Nyawa di mata mereka itu kayak gmn sih?” cuit akun @wargatatasu***.
(LID)