Usai mengunggah video tersebut, Tompi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memperketat protokol kesehatan alias prokes. Ia bahkan menyebut bahwa hal tersebut sengaja ia bagikan bukan untuk menakut-nakuti. Namun agar masyarakat bisa lebih sadar bahwa cukup sulit untuk mendapatkan penanganan kesehatan akibat virus tersebut.
"Mendapat sebaran video IGD wisma atlit semalam, sangat mengkhawatirkan. Stay safe semua. PROKES PERKETAT!," tulis Tompi dalam lama Twitternya.
"Video ini sy gak tau siapa yg rekam, tp semoga bs menjadi pengingat kita semua ya. Bukan untuk menakut2i tp TOLONG PAKE MASKER krn kl ampe sakit dapat ruangannya susah," sambungnya.