Olmos buka suara, salah satu yang jadi rujukannya adalah film 'Argo' yang dibintangi dan disutradarai oleh Ben Affleck.
Dalam film tersebut, Olmos mempertanyakan alasan tokoh itu tak diperankan aktor berdarah Meksiko padahal, peran utama yang diangkat adalah seorang keturunan Meksiko-Amerika.
"Ketika Hollywood membuat film tentang Latin, katakanlah seperti Tony Mendez dalam 'Argo', Ben Affleck semestinya tak memerankankannya. Dia adalah sutradara, semestinya ia menggaet Michael Pena atau Andy Garcia," ungkap Olmos seperti dilansir Deadline.
Adapun film Argo menceritakan kisah nyata seorang agen CIA bernama Tony Mendez yang merupakan keturunan Meksiko-Amerika yang berpura-pura menjadi produser film Hollywood.
Tony Mendez beralibi mencari lokasi syuting di Iran yang sebenarnya memiliki tujuan untuk menyelamatkan enam sandera warga AS di sana di krisis tahun 1979.